banner 728x250
Berita  

NTB SIAP HADAPI BENCANA, LOGISTIK DAN TIM SIAGA DI GARIS DEPAN!

banner 120x600
banner 468x60

Ketika alam menunjukkan kekuatannya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan warganya tak sendirian. Melalui Dinas Sosial (Dinsos) NTB, upaya penanganan bencana hidrometeorologi terus dipacu. Mulai dari logistik hingga koordinasi terpadu, NTB membuktikan diri sebagai daerah yang tanggap bencana.

Kepala Dinsos NTB, H Akhsanul Khalik, menjelaskan dengan lugas bahwa gudang logistik di seluruh kabupaten dan kota telah penuh terisi. “Mulai dari makanan siap saji, selimut, terpal, family kit, paket sandang, kasur, hingga peralatan dapur keluarga, semua sudah disiapkan. Kalau terjadi bencana, teman-teman di kabupaten dan kota bisa langsung keluarkan. Kalau ada kekurangan, kami segera distribusikan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

banner 325x300

Logistik Siap, Tagana Beraksi
Tak hanya soal logistik, Dinsos NTB juga mengerahkan pasukan andalannya, Taruna Siaga Bencana (Tagana). Dengan instruksi dari Penjabat Gubernur NTB, Hassanudin, tim ini selalu siap siaga di lapangan. “Kebutuhan dasar korban terdampak harus cepat terpenuhi. Itu prinsipnya,” tegas Khalik.

Tim Tagana ini bukan sekadar nama, mereka adalah pilar yang bekerja tanpa kenal waktu. Dengan dukungan data dari BPBD dan organisasi perangkat daerah (OPD) lain, Dinsos NTB memastikan setiap korban mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan.

Dana Siaga: Rp 200 Juta hingga Akhir Tahun
Beralih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Kepala Pelaksana BPBD, H Ahmadi, menyebut bahwa saat ini ada dana Rp 200 juta yang siap digunakan hingga akhir tahun. Angka tersebut dirancang untuk antisipasi cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah NTB.

“Untuk tahun depan, kami sudah mengusulkan anggaran Rp 886 juta. Ini termasuk untuk biaya logistik akibat kerugian yang ditimbulkan bencana,” tambah Ahmadi. Anggaran ini diharapkan mampu menutupi kebutuhan logistik jika cuaca buruk terus melanda.

Tanggap Darurat Cepat dan Efisien
Kunci keberhasilan penanganan bencana ini adalah koordinasi yang cepat dan terintegrasi. Setiap kali ada bencana, laporan dari lapangan langsung dikompilasi untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran. Khalik menegaskan bahwa pihaknya selalu berkonsultasi dengan Sekretaris Daerah dan tim teknis lainnya untuk mempercepat respons.

“Kita tidak hanya berbicara soal bantuan, tetapi bagaimana korban bisa kembali bangkit dengan cepat,” katanya. Upaya ini menjadi bagian dari langkah besar NTB menuju daerah yang lebih tangguh menghadapi tantangan alam.

Warga NTB, Tenanglah!
Pesan dari Dinsos dan BPBD jelas: warga NTB tak perlu cemas. Ketika bencana datang, mereka yang di garda depan siap bergerak. Tak ada waktu untuk menunggu, semua bergerak sesuai arahan.

Di balik semua upaya ini, ada keyakinan bahwa solidaritas adalah kunci menghadapi bencana. Dari gudang logistik yang penuh hingga Tagana yang tak pernah tidur, NTB membuktikan diri sebagai daerah yang tak pernah lelah melindungi warganya.

“Ini bukan sekadar tugas, ini panggilan hati untuk membantu sesama,” tutup Khalik. Dan sekali lagi, NTB membuktikan, tangguh bukan hanya tentang bertahan, tetapi juga tentang bangkit bersama

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *