banner 728x250

Peluang Emas Bekerja di Eropa! Mahasiswa Poltekpar Lombok Dibekali Persiapan Kerja di Kroasia, Turki, dan Bulgaria,

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa bersama Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani membuka wawasan baru bagi mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok tentang kesempatan kerja di sektor hospitality di tiga negara Eropa: Kroasia, Turki, dan Bulgaria. Kunjungan ini menjadi angin segar bagi para mahasiswa yang selama ini mungkin hanya memikirkan bekerja di dalam negeri atau negara-negara Asia seperti Malaysia dan Taiwan.

“Tiga negara ini membutuhkan tenaga kerja hospitality dalam jumlah besar. Ini adalah pasar baru yang perlu dimanfaatkan,” tegas Christina Aryani usai acara sharing session di kampus Poltekpar Lombok, Selasa (25/3). Ia menekankan pentingnya persiapan kompetensi, terutama penguasaan bahasa negara tujuan, agar lulusan siap bersaing di kancah internasional.

banner 325x300

Poltekpar Lombok sendiri telah melakukan survei yang menunjukkan minat mahasiswa untuk bekerja di luar negeri cukup tinggi. Menanggapi hal ini, pemerintah berkomitmen memberikan informasi yang akurat dan prosedur resmi agar lulusan terhindar dari penipuan lowongan kerja. “Jangan mudah percaya iklan di media sosial. Selalu verifikasi ke BP3MI NTB untuk memastikan legalitas rekrutmen,” pesan Christina.

Dr. Ali Muhtasom, Direktur Poltekpar Lombok, menyambut baik peluang ini. Ia menjelaskan bahwa institusinya terus berupaya membuka pola pikir mahasiswa bahwa bekerja di luar negeri bukanlah hal mustahil. “Kami memastikan link and match antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri global,” ujarnya.

Meski peluang besar terbuka, Ali mengingatkan bahwa kualifikasi tetap menjadi kunci. “Skill bahasa adalah yang utama. Untuk kemampuan hospitality, kami yakin alumni Poltekpar Lombok sudah mumpuni,” tegasnya.

Saat ini, 65% lulusan Poltekpar Lombok langsung bekerja setelah wisuda, sementara 30% memilih berwirausaha dan sisanya melanjutkan pendidikan. “Target 30% wirausaha memang menantang, tetapi kami terus mendorong semangat kemandirian,” tutup Ali.

Inisiatif ini tidak hanya membuka jalan bagi mahasiswa untuk meraih pengalaman internasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja terampil di sektor pariwisata global. Dengan persiapan matang, lulusan Poltekpar Lombok siap menaklukkan pasar kerja Eropa!

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *