investigasiindonesia.com – Bogor diguyur hujan deras pada Kamis malam (10/4), namun yang menjadi perhatian justru getaran tak terduga yang muncul pukul 22.16 WIB. BMKG mengonfirmasi gempa berkekuatan magnitudo 4,1 berpusat hanya 2 km tenggara Kota Bogor dengan kedalaman 5 km. Meski termasuk kategori gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif, laporan warga menyebut getarannya terasa jelas, terutama di Bogor dan Depok.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong dangkal dengan intensitas III pada skala MMI. “Getaran dirasakan seperti truk besar melintas di jalan, tetapi sejauh ini tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban,” ujarnya dalam keterangan resmi. Analisis BMKG menunjukkan tidak ada gempa susulan hingga 12 menit pasca-kejadian, memastikan situasi tetap terkendali.
Yang menarik, respons warga justru dipuji karena sikap tenang dan tidak panik. Banyak warganet membagikan pengalaman mereka secara real-time di media sosial, mulai dari cerita tentang keluarga yang langsung memeriksa kondisi rumah hingga update informasi dari aplikasi InfoBMKG. “Sempat kaget, tapi lihat tetangga semua keluar rumah dengan tertib, jadi ikut tenang,” tulis salah satu netizen di Twitter.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi seperti @infoBMKG atau situs web bmkg.go.id. “Jangan mudah terpancing hoax atau kabar yang belum jelas sumbernya,” tegas Hartanto.
Fenomena ini juga memicu diskusi tentang kesiapan masyarakat menghadapi gempa, terutama di zona rawan sesar aktif. Pakar geologi dari Institut Teknologi Bandung, Dr. Irwan Meilano, menegaskan bahwa gempa dangkal seperti ini seharusnya menjadi pengingat untuk memperkuat mitigasi bencana di level komunitas. “Edukasi evakuasi mandiri dan pengecekan struktur bangunan penting dilakukan,” katanya.
Meski sempat menimbulkan kehebohan, gempa ini justru dianggap sebagai wake-up call positif bagi kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam membangun ketangguhan bencana. Bukti bahwa kepanikan bisa dihindari ketika informasi akurat tersebar cepat.


















