banner 728x250

Gelombang Pengiriman Sapi NTB ke Jabodetabek Melonjak Drastis, Siap Penuhi Permintaan Kurban Idul Adha 2025

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025 yang diperkirakan jatuh pada 6 Juni mendatang, arus pengiriman ternak sapi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ke wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) mengalami peningkatan pesat. Data terbaru menunjukkan, hingga pertengahan April 2025, sebanyak 5.010 ekor sapi asal Kabupaten Bima dan Dompu telah dikirim ke berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan kurban.

Muhammad Riadi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, mengungkapkan bahwa dari total pengiriman tersebut, 4.190 ekor berasal dari Kabupaten Bima dan 820 ekor dari Kabupaten Dompu. “Setelah Idul Fitri, permintaan langsung melonjak. Ini adalah momen tahunan di mana kebutuhan sapi kurban meningkat signifikan, terutama untuk pasar di luar daerah,” ujarnya saat berbincang dengan Radar Lombok, Senin (14/4).

banner 325x300

Riadi menjelaskan, pengiriman ternak dari NTB telah diatur melalui kuota resmi berdasarkan Surat Keputusan Gubernur. Untuk tahun 2025, kuota kerbau ditetapkan sebanyak 5.580 ekor, sementara sapi mencapai 49.254 ekor. “Kami memastikan stok cukup dan distribusi berjalan lancar agar masyarakat di berbagai daerah bisa mendapatkan hewan kurban dengan kualitas terbaik,” tambahnya.

Kabar baiknya, pemerintah pusat kini memberikan fasilitas lebih baik bagi pengusaha ternak NTB. Jika sebelumnya kapal khusus ternak dari Bima ke Jabodetabek hanya beroperasi dua kali setahun, kini pengiriman bisa dilakukan setiap bulan. “Dulu hanya dua kali setahun, sekarang sudah bisa rutin tiap bulan. Namun, karena lonjakan permintaan jelang Idul Adha, kami sedang mengupayakan tambahan layanan pengangkutan melalui Pelabuhan Bima,” jelas Riadi.

Antusiasme peternak dan pedagang di NTB juga terlihat tinggi. Banyak di antara mereka yang telah mempersiapkan stok sejak awal tahun untuk memanfaatkan momentum ini. “Ini kesempatan emas bagi peternak lokal. Harga sapi juga stabil, sehingga memberikan keuntungan bagi semua pihak,” kata Ahmad Yusuf, salah seorang pedagang ternak di Bima.

Dengan sistem distribusi yang semakin efisien dan dukungan pemerintah, NTB siap menjadi salah satu penyuplai utama hewan kurban untuk wilayah Jawa dan sekitarnya. Masyarakat pun bisa lebih mudah memperoleh sapi dengan kualitas unggul khas NTB, yang terkenal sehat dan terjamin perawatannya.

Tak hanya itu, peningkatan pengiriman ini juga berdampak positif pada perekonomian lokal. Lapangan kerja di sektor peternakan dan logistik ikut terdongkrak, membawa angin segar bagi warga NTB. “Kami berkomitmen menjaga kualitas ternak hingga sampai ke tangan konsumen. Ini adalah bentuk kontribusi NTB untuk keberlangsungan tradisi kurban di Indonesia,” pungkas Riadi.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *