banner 728x250

Pria Ini Salat 5 Waktu tapi Pikirannya Selalu ke Dunia

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Di sudut Madinah, seorang lelaki duduk termangu. Wajahnya dipenuhi kegelisahan. Setiap kali ia berdiri menghadap Allah, hatinya justru melayang ke mana-mana. Urusan dagang, hutang, hingga perselisihan keluarga terus mengganggu kekhusyukannya.

Hingga suatu hari, ia memberanikan diri mendatangi Rasulullah. Dengan suara gemetar, ia mengakui kegundahannya.

banner 325x300

“Ya Rasulullah, aku takut. Aku selalu salat, tapi pikiranku tak pernah tenang. Aku merasa seperti munafik.”

Mendengar itu, Nabi tidak marah. Beliau justru tersenyum, lalu meletakkan tangan di pundak sahabat itu.

“Jika setan datang mengganggu salatmu, ucapkan: ‘A’udzu billahi minasy syaithanir rajim,’ lalu meludahlah ke kiri tiga kali.”

Tapi Nabi tak berhenti di situ. Beliau melanjutkan dengan kalimat yang membuat semua yang hadir diam terpaku:

“Allah tidak menuntut kekhusyukan sempurna. Dia menuntut usahamu. Jika kau terus berjuang melawan gangguan itu, justru itu tanda imanmu hidup.”

Seketika, air mata sahabat itu menetes. Ia baru paham: selama ini, perjuangannya melawan pikiran kotor dalam salat justru bernilai di mata Allah.

Kisah ini bukan sekadar motivasi, tapi pengingat bagi siapa pun yang merasa salatnya tak khusyuk. Nabi tak pernah menyalahkan, beliau hanya mengajak kita untuk terus berusaha.

Dan di tengah dunia yang penuh distraksi ini, kabar itu seperti oase di padang gurun

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *