banner 728x250

Gunung Rinjani Cetak Rekor Fantastis, Kunjungan Melonjak 34%, PNBP Tembus 53%!

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mencatatkan prestasi gemilang sepanjang 2024 dengan lonjakan jumlah pengunjung mencapai 34,65% dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini berdampak langsung pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang meroket hingga 53,46%, membawa angin segar bagi pengembangan destinasi wisata unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Data terbaru menunjukkan antusiasme wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap keindahan Rinjani terus memuncak. Dari trek pendakian yang menantang hingga keajaiban Segara Anak, pesona alam Rinjani tak pernah kehilangan daya tarik. Namun, di balik kesuksesan ini, muncul diskusi serius untuk memastikan kenyamanan dan keberlanjutan ekosistem Rinjani tetap terjaga.

banner 325x300

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menyambut positif capaian ini sekaligus menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh. “Kita akan kaji ulang kapasitas maksimal pendakian, penanganan saat musim ramai, serta peningkatan sarana-prasarana agar pengalaman wisatawan semakin optimal,” tegasnya dalam Rapat Koordinasi Mekanisme Pengelolaan Wisata Alam Pendakian Gunung Rinjani di Kantor Balai TNGR, Selasa (15/4).

Gita Ariadi menegaskan, peningkatan PNBP harus berbanding lurus dengan pembangunan destinasi. “Dana ini akan kita alokasikan untuk perbaikan trek, fasilitas pendukung, serta memperkuat konektivitas menuju Rinjani. Target kami, kunjungan yang meningkat juga diikuti kualitas layanan yang lebih baik,” paparnya.

Respons masyarakat pun beragam. Sebagian menyambut gembira geliat ekonomi dari pariwisata Rinjani, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga daya dukung alam. “Kami senang Rinjani makin dikenal, tapi jangan sampai alamnya rusak karena terlalu ramai. Harus ada batasan yang jelas,” ujar Arief, pemandu wisata lokal.

Balai TNGR telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk pemantauan ketat kuota pendakian dan edukasi konservasi bagi pengunjung. “Kami perketat pengawasan sampah, larangan perusakan flora-fauna, dan pastikan aturan dipatuhi,” jelas Kepala Balai TNGR.

Dengan langkah antisipatif ini, Rinjani tidak hanya menjadi simbol kebanggaan NTB, tetapi juga contoh bagaimana pariwisata alam bisa sukses secara ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian. Tantangan ke depan adalah menciptakan keseimbangan antara popularitas dan keberlanjutan—sebuah misi yang diyakini bisa dicapai dengan kolaborasi semua pihak.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *