banner 728x250

644 CASN Mataram Resmi Jadi ASN, Raih Gaji Pertama Mei 2025 – Langkah Awal Dedikasi untuk Kota

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Sebanyak 644 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kota Mataram akhirnya menginjakkan kaki di gerbang baru kehidupan profesional mereka. Terdiri dari 91 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 553 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mereka resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dalam sebuah momen bersejarah. Kota Mataram tercatat sebagai wilayah pertama di bawah Kantor Regional (Kanreg) X Badan Kepegawaian Negara (BKN) Denpasar—yang mencakup Bali, NTB, dan NTT—yang berhasil menyelesaikan proses pengangkatan ini dengan lancar.

“Ini pencapaian istimewa. Kota Mataram memimpin sebagai yang pertama di regional ini dalam menuntaskan proses pengangkatan CASN,” ujar Taufik Priyono, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, dengan nada bangga. Acara serah terima SK digelar di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Selasa (22/4), dihadiri oleh para penerima beserta pejabat terkait.

banner 325x300

Gaji Pertama Mengalir Mulai Mei 2025
Kabar gembira bagi 644 ASN baru ini: gaji pertama akan dibayarkan mulai 1 Mei 2025. Besaran gaji disesuaikan dengan golongan masing-masing, sementara tunjangan tambahan baru akan cair pada Juni 2025. “CPNS menerima 80% gaji awal dan akan penuh setelah resmi menjadi PNS. Sementara PPPK langsung dapat 100%,” jelas Taufik.

Rincian penerima SK menunjukkan komposisi yang menarik: dari 553 PPPK, sebanyak 399 orang mengisi formasi tenaga teknis, 77 orang sebagai guru, dan 77 lainnya di bidang kesehatan. Sementara itu, 91 lowongan CPNS diperebutkan oleh lebih dari 2.100 pelamar, menunjukkan betapa ketatnya persaingan.

Mataram Jadi Pelopor di Regional X
Kepala Kanreg X BKN Denpasar, Bayu Wijanarko, mengapresiasi kecepatan Mataram dalam menyelesaikan proses administrasi. “Kota Mataram unggul karena telah menetapkan TMT (Terhitung Mulai Tanggal) lebih dulu dibanding daerah lain,” katanya.

Ia juga mengingatkan para ASN baru tentang tanggung jawab besar yang menyertai pengangkatan mereka. “Status ASN membawa konsekuensi: ada kode etik, tuntutan kinerja, dan komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan Mataram. Manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal,” pesan Bayu.

Wali Kota: “Birokrasi Harus Solid, Jangan Ada Perbedaan”
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menekankan pentingnya kolaborasi antara CPNS dan PPPK. “Keduanya sama-sama ujung tombak pelayanan publik. Jangan ada sekat; baik CPNS maupun PPPK memiliki peran vital,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar ASN baru menjaga netralitas dan fokus pada tugas pokok. “Jauhi politik, hindari menyebar informasi yang bisa memecah kebersamaan. Konsentrasilah pada pelayanan optimal untuk masyarakat,” tandas Mohan.

Dengan pengangkatan ini, Kota Mataram berharap adanya peningkatan kualitas layanan publik sekaligus penyerapan tenaga kerja lokal yang kompeten. Selamat berkiprah untuk 644 ASN baru—kini saatnya membuktikan dedikasi!

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *