banner 728x250

Lahan Parkir Eks Pelabuhan Ampenan Disulap Jadi Pusat Ekonomi Warga, Pendapatan Melonjak!

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Lahan parkir di kawasan eks Pelabuhan Ampenan kini menjadi sorotan setelah resmi dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Langkah ini tidak hanya mengoptimalkan potensi wisata heritage, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram menggandeng warga melalui Pokdarwis untuk mengatur sistem parkir di kawasan bersejarah ini. Dengan skema bagi hasil 50% untuk juru parkir (jukir), pendapatan warga pun terdongkrak signifikan. “Ini bentuk pemberdayaan nyata. Jukir dapat bagian adil, sementara retribusi parkir tetap mengalir ke kas daerah,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin.

banner 325x300

Uji petik yang dilakukan Dispanghub menunjukkan potensi pendapatan parkir mencapai Rp120 ribu per hari. Angka ini diprediksi terus naik seiring ramainya kunjungan wisatawan. “Tarif masih terjangkau, Rp1.000-Rp2.000 untuk motor. Tapi dengan volume pengunjung tinggi, pemasukan tetap menjanjikan,” tambah Zulkarwin.

Kawasan eks Pelabuhan Ampenan memang kerap dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan. Untuk menunjang kenyamanan, Dispanghub akan menambah rambu parkir dan berkoordinasi dengan Dispar terkait kemungkinan perluasan lahan. “Kami fokus dulu mengoptimalkan area yang ada. Jika perlu ekspansi, itu wewenang Dispar,” jelasnya.

Cahya Samudra, Kepala Dispar Kota Mataram, menyambut positif kolaborasi ini. “Pokdarwis bukan hanya mengelola parkir, tapi juga jadi ujung tombak pengembangan wisata Ampenan. Ini win-win solution,” ujarnya.

Dengan model pengelolaan berbasis komunitas, eks Pelabuhan Ampenan tak sekadar jadi destinasi wisata, tapi juga bukti nyata sinergi pemerintah dan warga dalam membangun ekonomi lokal. Hasilnya? Pundi-pundi warga bertambah, destinasi makin hidup, dan warisan sejarah terus dilestarikan!

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *