investigasiindonesia.com – Mataram Mall, salah satu pusat perbelanjaan ikonik di Kota Mataram, kembali menjadi sorotan setelah beredar kabar tentang berakhirnya masa kontrak pengelolaan pada 2026. Namun, Direktur PT Pasific Cilinaya Fantacy (PCF), Thedy Surya Diputra, menegaskan bahwa pihaknya masih memiliki hak pengelolaan hingga 2046 berdasarkan klausul perpanjangan kontrak.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) oleh Komisi II DPRD Kota Mataram, Thedy membeberkan fakta-fakta hukum yang mendukung posisi PCF. Ia menjelaskan bahwa kontrak awal tahun 1996 memang menyebut masa pengelolaan 30 tahun, berakhir pada 11 Juli 2026. Namun, pasal 5 butir kedua memberikan hak perpanjangan 20 tahun bagi PCF untuk melanjutkan operasional.
“Kami tidak pernah menyembunyikan dokumen ini. Bahkan, sudah kami tunjukkan dalam rapat dengan wali kota akhir Desember lalu,” ujar Thedy tegas. Ia menyayangkan kabar yang beredar tanpa klarifikasi lengkap, yang dinilai dapat memengaruhi kepercayaan investor dan stabilitas bisnis.
Di tengah tantangan pascapandemi, Mataram Mall terus berinovasi untuk bertahan dan berkembang. Thedy mengungkapkan sejumlah strategi yang telah dilakukan, seperti membuka usaha mandiri (supermarket, fitness center, lapangan badminton), serta menawarkan fleksibilitas sewa bagi tenant. “Kami sedang bernegosiasi dengan investor dari Jakarta. Tinggal menyesuaikan harga,” tambahnya.
Namun, Thedy mengakui bahwa ketidakpastian regulasi menjadi kendala terbesar. “Pengusaha butuh kepastian. Bagaimana mau meyakinkan investor jika kontrak kami selalu dipertanyakan?” ujarnya. Ia menegaskan, PCF siap membawa persoalan ini ke meja hukum jika diperlukan.
DPRD Kota Mataram, melalui Ketua Komisi II Irawan Aprianto, menyatakan akan menggelar forum lanjutan bersama Pemkot untuk meninjau ulang kontrak yang dinilai multitafsir. Sementara itu, anggota Komisi II I Gusti Bagus Hari Sudana Putra menilai, PCF memiliki posisi kuat sebagai pengelola yang sudah memahami dinamika Mataram Mall.
“Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, kecil kemungkinan ada investor baru yang mau mengambil alih dari nol. PCF sudah memiliki komitmen dan strategi untuk memajukan mall ini,” tegas Gusti Bagus.
Dengan semangat optimisme, Thedy memastikan bahwa Mataram Mall akan terus beroperasi dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kota. “Biarkan kami bekerja. Jika usaha kami lancar, kontribusi kepada Pemkot juga akan meningkat,” pungkasnya.


















