investigasiindonesia.com – Pemerintah Kota Mataram resmi memulai pembangunan kantor wali kota baru di Jalan Lingkar Selatan dengan proses peletakan batu pertama hari ini. Proyek senilai Rp58 miliar ini menjadi salah satu pembangunan infrastruktur strategis yang dinantikan masyarakat.
Meski pemenang tender belum secara resmi ditetapkan, proses peletakan batu pertama tetap dilaksanakan sebagai simbol kesiapan Pemkot Mataram memulai proyek. Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, menegaskan bahwa langkah ini tidak menjadi masalah meski kontrak dengan pemenang tender belum ditandatangani.
“Peletakan batu pertama hari ini sebagai tanda bahwa proyek siap berjalan. Untuk pemenang tender, sudah mengerucut ke satu perusahaan, dan proses penetapan akan segera dilakukan,” ujar Lale.
PT Damai Indah Utama (DIU) disebut sebagai calon pemenang tender setelah menjadi satu-satunya perusahaan yang mengajukan penawaran senilai Rp56,8 miliar. Perusahaan ini telah memenuhi syarat kualifikasi dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari Pokja Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Mataram.
Danang Cahyo Nugroho, Kabag PBJ Setda Kota Mataram, menjelaskan bahwa tender berjalan lancar sesuai jadwal. “Pengumuman pemenang akan dilakukan hari ini, dan PT DIU telah memenuhi semua persyaratan,” jelasnya.
Proyek pembangunan kantor wali kota ini akan dilaksanakan secara bertahap, dengan tahap pertama dimulai tahun 2025. Gedung tiga lantai ini akan mencakup ruang kerja Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram.
Meski sempat menimbulkan pertanyaan karena peletakan batu pertama dilakukan sebelum penandatanganan kontrak, Pemkot Mataram memastikan bahwa proyek akan berjalan sesuai rencana. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” tegas Danang.
Dengan dimulainya proyek ini, Kota Mataram semakin menunjukkan progres dalam pembangunan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efisien. Masyarakat pun antusias menanti hasil akhir dari mega proyek yang akan menjadi ikon baru kota ini.


















