banner 728x250

Pendaki Gunung Rinjani Diingatkan Prioritaskan Keselamatan Setelah Insiden Memilukan

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) kembali menekankan pentingnya keselamatan bagi para pendaki, menyusul insiden tragis yang merenggut nyawa seorang pendaki asal Malaysia. Petugas di setiap pintu masuk jalur pendakian terus mengingatkan para pengunjung, pemandu, dan porter untuk selalu waspada, terutama di titik-titik rawan.

Kepala Balai TNGR, Yarman, menyampaikan pesan tegas bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama. “Kami mengimbau semua pihak untuk tidak memaksakan diri jika kondisi fisik tidak mendukung. Istirahatlah jika lelah, jangan terus dipaksakan,” ujarnya. Pesan ini disampaikan setelah kejadian mengenaskan di jalur Torean, di mana seorang pendaki perempuan berusia 57 tahun, Rennie Bin Abdul Ghani, tewas setelah terjatuh ke jurang sedalam 80 meter.

banner 325x300

Meskipun terjadi insiden ini, kegiatan pendakian di Gunung Rinjani tetap berjalan normal tanpa pengurangan kuota. Ketua Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR, Budi Soesmardi, menegaskan bahwa semua jalur pendakian, termasuk Torean yang dikenal ekstrem, tetap dibuka. Namun, pihak TNGR akan segera melakukan perbaikan trek dan pemasangan rambu peringatan di lokasi rawan.

Data dari Tim Rescue Balai TNGR menunjukkan peningkatan kasus kecelakaan dalam lima tahun terakhir. Ketua Tim Rescue, Gede Mastika, mengungkapkan bahwa sejak 2020 hingga 2024, tercatat 180 kasus kecelakaan, dengan delapan di antaranya berakhir fatal. “Trennya terus naik, terutama karena banyak pendaki kurang memperhatikan keselamatan, seperti lebih fokus ke foto-foto daripada kondisi medan,” jelasnya.

TNGR berharap para pendaki lebih sadar akan risiko dan selalu mengutamakan keselamatan. Dengan langkah antisipasi yang dilakukan, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan, sehingga pendakian tetap menjadi aktivitas yang menyenangkan dan aman bagi semua.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *