banner 728x250

Badan Karantina Perkuat Pengawasan Komoditas Strategis Jelang Idul Adha

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean, melakukan pengecekan langsung terhadap proses pengiriman 385 ekor sapi kurban dan 5.200 ton jagung biji untuk kebutuhan industri pakan ternak dalam negeri. Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Badas, Sumbawa, kemarin (6/5), sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan keamanan hayati dan menjamin kelancaran distribusi komoditas strategis nasional.

Sahat menegaskan bahwa Pulau Sumbawa memegang peran penting dalam pasokan lima dari sebelas komoditas strategis nasional, yaitu jagung, beras, daging sapi, bawang merah, dan hasil perikanan. “Penguatan pengawasan di tempat pengeluaran seperti Sumbawa adalah mandat konstitusional untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit hewan, terutama menjelang Idul Adha 1446 H yang jatuh pada 6 Juni 2025,” ujarnya.

banner 325x300

Barantin telah menyiapkan laboratorium terstandar di Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk mendeteksi Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK), termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Langkah pencegahan seperti penyemprotan desinfektan pada hewan ternak, alat angkut, dan pakan juga terus dilakukan guna memastikan keamanan hayati.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan lembaga terkait, masyarakat, dan pengguna jasa karantina sangat penting,” kata Sahat. Ia juga menyoroti kemudahan layanan digital melalui Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online, yang mempermudah proses sertifikasi dan mempercepat waktu layanan.

Dukungan Barantin dalam distribusi jagung dari Sumbawa ke industri pakan ternak turut diapresiasi, karena tidak hanya menjamin kesehatan komoditas, tetapi juga memperlancar arus logistik nasional. Dengan langkah-langkah ini, Barantin berkomitmen menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis, khususnya di momentum Idul Adha mendatang.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *