investigasiindonesia.com – Setelah dua kali mengalami penundaan, Pemerintah Kota Mataram akhirnya mendapatkan kepastian jadwal pelaksanaan tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II untuk rekrutmen tahun 2024 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ribuan peserta yang telah memenuhi syarat administrasi kini bisa mempersiapkan diri dengan lebih matang.
Tes seleksi PPPK Tahap II di Kota Mataram akan digelar pada 16-18 Mei 2025 di Gedung Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB, Jalan Pemuda, Mataram. Lokasi ini berbeda dengan tahap sebelumnya yang dilaksanakan di Asrama Haji Loang Baloq, yang saat ini digunakan untuk persiapan keberangkatan jemaah haji.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono, menyatakan bahwa jadwal ini sudah final dan telah dikomunikasikan kepada seluruh peserta. “Kami telah mengatur tiga sesi tes per hari, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 300 peserta. Dengan demikian, seluruh 1.872 peserta bisa mengikuti tes dengan lancar,” jelasnya.
Seleksi ini akan diikuti oleh 1.872 pelamar yang terdiri dari 99 calon guru, 74 tenaga kesehatan, dan 1.669 tenaga teknis. Jumlah ini merupakan hasil seleksi administrasi dari total 2.035 pendaftar. Tidak ada peserta formasi guru yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), sementara 40 pelamar kesehatan dan 123 tenaga teknis gagal memenuhi kelengkapan berkas.
Kabar ini disambut antusias oleh peserta, seperti Fajrian, salah satu calon tenaga teknis. “Akhirnya ada kepastian. Sekarang saya bisa fokus belajar dan memaksimalkan persiapan,” ujarnya.
Pada rekrutmen PPPK 2024, Pemerintah Pusat mengalokasikan 583 formasi untuk Kota Mataram, terdiri dari 96 guru, 87 tenaga kesehatan, dan 400 tenaga teknis. Seleksi Tahap I sebelumnya telah mengisi 399 formasi, dengan rincian 77 formasi kesehatan terisi penuh, sementara hasil seleksi guru masih menunggu keputusan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
Dengan adanya kepastian jadwal ini, diharapkan seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk meraih kesempatan menjadi bagian dari aparatur sipil negara. Semangat dan persiapan matang menjadi kunci sukses dalam tahap seleksi ini.


















