investigasiindonesia.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menggelar pelatihan intensif bagi mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Kamis (8/5), untuk mencetak generasi muda yang mampu menghasilkan pendapatan melalui konten kreatif. Program ini dirancang agar peserta tidak hanya mahir membuat konten menarik, tetapi juga bisa mendongkrak pariwisata dan penjualan produk UMKM lokal.
Andar Danova L. Goeltom, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kemenparekraf, menekankan bahwa di era digital, peran kreator konten sangat strategis. “Dengan memanfaatkan platform digital, anak muda bisa sekaligus menghasilkan cuan, memperkenalkan destinasi wisata, dan membantu UMKM berkembang,” ujarnya.
Menurut Andar, kreator konten kini menjadi profesi yang menjanjikan karena mampu memberikan dampak ganda. “Ketika sebuah destinasi wisata viral, ekonomi masyarakat sekitar ikut bergerak. Begitu pula dengan UMKM yang mendapat promosi dari konten kreatif,” tambahnya.
Kolaborasi dengan Tokopedia dan TikTok E-commerce melalui program Creators Lab semakin memperkuat peluang ini. Vonny Susamto, Director of Tokopedia and TikTok E-commerce, menjelaskan bahwa kreator konten bisa mendapatkan komisi dari setiap produk yang terjual melalui rekomendasi mereka. “Ini peluang besar bagi mahasiswa untuk mulai berwirausaha digital sambil membantu UMKM naik kelas,” kata Vonny.
Lalu Ahmad Riki Suhendra, salah satu peserta pelatihan, mengaku antusias dengan ilmu baru yang didapat. “Kami diajarkan teknik afiliasi, personal branding, dan cara menghasilkan konten berkualitas. Ini bukan hanya soal ekspresi kreatif, tapi juga bagaimana konten kami bisa memberi manfaat bagi pariwisata dan UMKM di Lombok,” ungkapnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya kreator-kreator muda berbakat yang mampu membawa Lombok dan produk lokalnya semakin dikenal di kancah digital. Dengan semangat kolaborasi, generasi muda kini memiliki jalan baru untuk berkontribusi pada pemulihan ekonomi sekaligus mengembangkan potensi diri di dunia kreatif.


















