investigasiindonesia.com – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar NTB resmi digelar akhir Mei ini, menandai babak baru penguatan partai menjelang pertarungan politik ke depan. Ketua DPD I Partai Golkar NTB, H. Mohan Roliskana, dengan penuh semangat mengonfirmasi jadwal tersebut, menegaskan kesiapan kader dan simpatisan untuk menyukseskan agenda besar ini.
“Alhamdulillah, jadwal Musda untuk NTB sudah final. Kita targetkan antara 23-29 Mei sebagai momen penting menyatukan visi dan energi kader,” ujar Mohan dengan penuh keyakinan saat berbincang dengan Lombok Post.
Musda kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum bersejarah bagi Mohan untuk mengukuhkan kepemimpinannya setelah torehan prestasi gemilang. Di bawah komandonya, Golkar NTB sukses meraih kemenangan signifikan dalam Pemilu Legislatif 2024, sekaligus menjadi pilar penting kemenangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilpres. Tak hanya itu, partai berlambang beringin ini juga mencatatkan kemenangan di lima daerah dalam Pilkada serentak 2024, membuktikan daya dobraknya di kancah politik lokal.
Dukungan solid dari seluruh jajaran kader semakin mengukuhkan posisi Mohan. Sepuluh Ketua DPD II Golkar se-NTB telah menyatakan komitmennya melalui surat rekomendasi resmi ke DPP, termasuk Ketua DPD II Kabupaten Bima, Indah Dhamayanti Putri, yang juga Wakil Gubernur NTB.
“Semua kader bersatu, termasuk Bu Dinda. Ini bukti kekuatan kolektif kita untuk NTB yang lebih maju,” tegas Mohan dengan senyum optimis.
Meski peluangnya untuk kembali memimpin hampir pasti, Mohan menekankan bahwa Musda ini bukan tentang dirinya semata, melainkan tentang menjalankan mandat DPP untuk memperkuat soliditas partai. Arahan ketua umum Golkar, Airlangga Hartarto, menjadi kompas utama dalam menciptakan Musda yang solid, dinamis, dan berorientasi pada kemenangan di pemilu mendatang.
Di luar optimisme tersebut, pengamat politik NTB, Dr. Ihsan Hamid, mengingatkan bahwa dinamika politik selalu menyimpan kejutan. Meski Indah Dhamayanti telah memberikan dukungan, nuansa wait and see tetap mewarnai spekulasi politik.
“Politik adalah seni dinamika. Selama belum ada pengumuman resmi di Musda, semua kemungkinan tetap terbuka,” ujar Ihsan dengan nada bijak.
Namun, Mohan tak tergoyahkan. Dengan semangat pantang mundur, ia memastikan Musda Golkar NTB akan menjadi panggung kebersamaan, bukan pertarungan. Targetnya jelas: membawa Golkar sebagai garda terdepan meraih kemenangan lebih besar di masa depan.
“Kita siap bekerja, bukan berdebat. Musda ini adalah bukti bahwa Golkar NTB solid, kompak, dan siap menang!” tandasnya penuh semangat.
Dengan persiapan matang dan dukungan luas, panggung Musda Golkar NTB siap menjadi titik lompatan baru menuju kemenangan yang lebih gemilang!


















