banner 728x250

Lombok Timur Tegaskan Larangan Wisuda Sekolah, Orang Tua Ramai-ramai Beri Tanggapan Mengejutkan!

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) resmi mengeluarkan surat edaran larangan penyelenggaraan wisuda kelulusan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Kementerian Pendidikan serta upaya mencegah pelanggaran aturan di tingkat sekolah.

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, M. Izzuddin, menegaskan bahwa surat edaran sengaja diterbitkan lebih awal mengingat tahun ajaran masih berlangsung hingga 20 Juni mendatang. “Kami ingin memastikan tidak ada satupun sekolah yang nekat menggelar wisuda. Aturan ini sebenarnya sudah berlaku sejak tahun lalu, tapi kami tetap waspada,” ujarnya dengan tegas.

banner 325x300

Larangan ini langsung memicu reaksi beragam dari para orang tua siswa. Sebagian besar menganggap wisuda sebagai momen sakral yang mampu memotivasi anak-anak setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan. Fathin, salah satu wali murid asal Selong, mengungkapkan kesiapannya membiayai acara tersebut meski harus mengeluarkan kocek dalam-dalam. “Ini momen sekali seumur hidup. Kami rela mengeluarkan biaya karena wisuda adalah kenangan terindah bagi anak-anak,” katanya penuh semangat.

Di sisi lain, tidak sedikit orang tua yang justru mendukung penuh kebijakan ini. Zulkifli, ayah dari seorang siswa SMP, menyebut wisuda jenjang pendidikan dasar dan menengah sebagai pemborosan. “Daripada mengeluarkan Rp500 ribu lebih untuk seremonial, lebih baik dialokasikan untuk keperluan sekolah tahun depan. Ini langkah bijak dari pemerintah,” ujarnya dengan nada setuju.

Meski pro-kontra terus bergulir, Dinas Dikbud Lombok Timur tetap pada pendiriannya. Izzuddin menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat dan tak segan memberikan sanksi bagi sekolah yang melanggar. “Kami berkomitmen menegakkan aturan ini demi keseragaman kebijakan dan efisiensi anggaran pendidikan,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Lombok Timur menjadi salah satu daerah yang paling konsisten menerapkan aturan larangan wisuda sekolah. Kebijakan ini diharapkan bisa meminimalisir beban finansial orang tua sekaligus menjaga fokus siswa pada proses belajar hingga hari terakhir tahun ajaran.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *