investigasiindonesia.com – Aksi premanisme di Kota Mataram berakhir dengan tangan besi aparat! Dua pelaku nekat merampas motor warga, tapi nasib mereka berbalik setelah videonya viral di media sosial. Tak sampai sehari, Tim Jatanras Polda NTB langsung membekuk kedua pelaku dalam operasi kilat!
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, membenarkan bahwa pelaku berinisial NPS (42) dan IBA (37) berhasil diamankan berkat laporan warga dan bukti video yang beredar luas. “Kami bergerak cepat, pelaku langsung kami kejar dan berhasil ditangkap di Cakranegara,” tegas Kholid.
Kronologi kejadian bermula saat korban sedang mengendarai Honda Beat-nya di wilayah Mataram. Tiba-tiba, dua pelaku memepet dan memaksanya turun dengan ancaman. “Korban sempat ketakutan, tapi akhirnya motor berhasil kami sita kembali dalam kondisi utuh,” jelas Kholid.
Aksi polisi ini mendapat apresiasi warganet. Banyak yang memuji kecepatan respon aparat dalam menindak tegas premanisme. Operasi Pekat II Rinjani 2025 pun semakin menunjukkan taringnya, dengan ratusan kasus serupa sudah dituntaskan di seluruh NTB.
“Kami berterima kasih pada masyarakat yang aktif melapor dan membantu lewat media sosial. Ini bukti kolaborasi warga dan polisi bisa berantas kejahatan dengan cepat,” tandas Kholid. Polda NTB juga mengajak warga terus berani melaporkan tindak kriminal tanpa rasa takut.


















