investigasiindonesia.com – Kecamatan Cakranegara kembali mencatatkan rekor fantastis sebagai pusat investasi terpanas di Kota Mataram. Dalam tiga bulan pertama 2025, nilai investasi di wilayah ini meledak hingga Rp337,7 miliar—nyaris 40% dari total realisasi investasi kota yang mencapai Rp860,7 miliar. Angka ini semakin mengukuhkan dominasi Cakranegara sebagai jantung pertumbuhan ekonomi di Pulau Lombok.
Kepala DPMPTSP Kota Mataram, H. Amiruddin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukanlah kebetulan. “Cakranegara punya magnet luar biasa, terutama di sektor perdagangan dan jasa. Kawasan bisnisnya menjadi daya pikat utama bagi investor lokal maupun nasional,” tegasnya dengan semangat.
Tak hanya Cakranegara, wilayah lain di Mataram juga menunjukkan performa gemilang. Kecamatan Mataram menyumbang Rp180,7 miliar, disusul Sandubaya (Rp135 miliar) dan Sekarbela (Rp114,5 miliar). Sementara Ampenan dan Selaparang masing-masing mencatatkan Rp53 miliar dan Rp39 miliar.
Kunci kesuksesan ini ternyata terletak pada terobosan layanan pemda. Inovasi seperti konsultasi bisnis ekspres dan percepatan perizinan berhasil menciptakan iklim investasi yang super ramah. “Kami memastikan setiap investor mendapat kemudahan tanpa birokasi berbelit,” tambah Amiruddin.
Dengan tren positif ini, Mataram siap mempertahankan gelarnya sebagai kota dengan pertumbuhan investasi tercepat di Nusa Tenggara Barat. Para pelaku usaha pun semakin yakin: peluang emas ada di sini!


















