banner 728x250

10 Kandidat Elite Berebut Kursi Komisaris Independen Bank NTB Syariah

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Langkah besar sedang diambil oleh Bank NTB Syariah dalam menata masa depannya. Sepuluh nama dengan rekam jejak gemilang telah masuk dalam daftar kandidat komisaris independen, siap membawa terobosan baru dalam tata kelola perbankan syariah di Nusa Tenggara Barat.

Prof. Riduan, ketua panitia seleksi, menegaskan bahwa proses pemilihan berjalan ketat dan transparan. “Kami mencari sosok yang tidak hanya mumpuni di bidang keuangan syariah, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan visi jangka panjang untuk kemajuan bank,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

banner 325x300

Para kandidat yang masuk dalam list ini bukanlah nama sembarangan. Mereka adalah para profesional yang telah malang melintang di dunia perbankan nasional, akademisi berpengaruh, bahkan mantan petinggi lembaga negara.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Lalu Anis Mudjahid Akbar, ketua tim sukses Gubernur NTB Lalu Iqbal. Selain dikenal sebagai politisi ulung, pria ini memiliki pengalaman luas sebagai komisaris di sejumlah bank syariah. Tak kalah menarik, H Putu Rahwidhiyasa, mantan petinggi Bank Mandiri yang ahli manajemen risiko, juga masuk dalam bursa kandidat.

Dari kalangan akademisi, Susi Retna Cahyaningtyas, dosen senior Universitas Mataram, membawa angin segar dengan keahliannya di bidang akuntansi syariah. Sementara dari dunia pengawasan, Agus Priyanto, mantan eksekutif OJK, menawarkan pengalaman puluhan tahun mengawal stabilitas perbankan nasional.

Proses seleksi ini menjadi penanda penting bagi Bank NTB Syariah yang sedang berbenah. Sebagai bank daerah berbasis syariah, institusi ini diharapkan tidak hanya menjadi pelaku bisnis, tetapi juga motor penggerak ekonomi umat di NTB.

“Kami optimis dengan kepemimpinan baru nanti, Bank NTB Syariah akan melesat lebih cepat, memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tambah Prof. Riduan penuh semangat.

Masyarakat NTB kini menanti dengan harap, siapa di antara sepuluh tokoh berpengaruh ini yang akhirnya akan dipercaya memegang kendali. Satu hal yang pasti, terpilihnya komisaris independen baru ini akan menjadi babak baru bagi kejayaan perbankan syariah di Pulau Seribu Masjid.

Keputusan akhir kini berada di tangan Gubernur NTB sebagai pemegang saham utama. Siapapun yang terpilih nanti, tantangan besar menanti untuk membawa Bank NTB Syariah menjadi benchmark perbankan syariah daerah di Indonesia.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *