investigasiindonesia.com – Dalam momen bersejarah yang penuh euforia, Haris Karnaen resmi terpilih sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat periode 2025-2030. Kemenangan gemilang ini diraih setelah meraih 9 suara dari total 13 suara dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Lobar yang digelar kemarin (22/5). Proses demokratis ini menegaskan kepercayaan besar para delegasi terhadap visi dan integritas Haris untuk memajukan organisasi kemanusiaan tersebut.
Plt Ketua PMI Lobar, Fahrul Mustofa, menyatakan, “Sidang pleno III Muskab PMI Lombok Barat telah memutuskan Haris Karnaen sebagai ketua terpilih. Ini adalah awal baru bagi PMI Lobar untuk melangkah lebih progresif.” Pengumuman ini disambut sorak-sorai relawan yang hadir, menandai babak baru kolaborasi di bawah kepemimpinan Haris.
Awalnya, tujuh tokoh berlaga memperebutkan posisi ketua, termasuk Lalu Winengan yang akhirnya memilih mundur dengan alasan ketidakpuasan terhadap transparansi proses. Namun, Haris menegaskan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi. “Kami maju demi perubahan dan kemajuan PMI Lobar. Ini bukan tentang kemenangan pribadi, tapi tentang bagaimana kita bersama-sama membawa dampak lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai anggota DPRD Lobar, Haris berkomitmen merangkul seluruh pihak, termasuk relawan dan stakeholder, untuk bersinergi memperkuat program kemanusiaan. “PMI adalah rumah besar kita. Mari satukan langkah, tingkatkan inovasi, dan buktikan bahwa Lobar bisa menjadi contoh dalam aksi kemanusiaan,” serunya penuh semangat.
Dengan energi positif ini, Haris siap memimpin transformasi PMI Lobar, fokus pada penguatan relawan, transparansi manajemen, dan respons cepat terhadap bencana. Masyarakat pun menyambut optimis, berharap kepemimpinannya akan membawa gelombang perubahan nyata bagi kesejahteraan warga Lombok Barat.


















