investigasiindonesia.com – Isu pergantian pengurus inti DPD Partai Gerindra NTB semakin mengkristal. Berbagai spekulasi beredar, terutama terkait posisi Ketua DPD yang saat ini dipegang oleh Lalu Pathul Bahri, yang disebut-sebut akan digantikan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Tidak hanya itu, nama Sekretaris DPD Gerindra NTB, Nauvar Furqani Farinduan, juga dikabarkan akan digeser oleh Khairudin Juraid.
Meski belum ada kepastian resmi dari DPP, sumber internal partai menyebutkan bahwa Surat Keputusan (SK) pergantian telah diputuskan dan akan dirilis pada Juni mendatang. Jika benar, ini akan menjadi momen penting bagi dinamika politik Gerindra di NTB.
Nauvar Furqoni Farinduan, yang akrab disapa Farin, menanggapi isu ini dengan tenang. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada SK resmi yang diterima oleh pengurus daerah. “Apa pun keputusan DPP, kami yakin itu diambil untuk kebaikan partai,” ujarnya.
Farin, politisi muda asal Lombok Barat ini, menjelaskan bahwa pergantian pengurus di Gerindra bukan hal baru. Sejak era Willgo Zainar hingga Ridwan Hidayat, dan terakhir Pathul Bahri, semua perubahan terjadi tanpa gejolak berarti. “Ini murni kebijakan pusat. Tidak ada rombakan total, hanya penyesuaian struktural,” jelasnya.
Ia menambahkan, terlepas dari ada atau tidaknya pergantian, kader Gerindra di NTB tetap fokus pada tugas utama: mengawal visi-misi Prabowo Subianto dan memastikan ideologi partai tetap terjaga.
Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyikapi isu ini dengan sikap profesional. Ia menegaskan kesiapannya untuk ditempatkan di posisi apa pun sesuai keputusan DPP. “Gerindra adalah partai terstruktur. Apa pun perintah pusat, kami siap menjalankan,” tegasnya.
Dengan semakin kuatnya sinyal pergantian, publik NTB menantikan pengumuman resmi dari DPP Gerindra. Jika benar terjadi, ini akan menjadi babak baru bagi partai berlambang garuda ini dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan politik ke depan.


















