banner 728x250

Harga Bahan Pokok Mataram Tetap Stabil Jelang Idul Adha

banner 120x600
banner 468x60

investigtasiindonesia.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Kota Mataram menunjukkan ketahanan ekonomi yang patut diapresiasi. Harga bahan pokok (bapok) di pasar-pasar tradisional tetap stabil, memberikan kelegaan bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan hari besar tersebut.

Pantauan langsung Dinas Perdagangan Kota Mataram mengungkapkan bahwa fluktuasi harga yang terjadi masih dalam batas normal. Tidak ada lonjakan drastis yang memberatkan pembeli, bahkan beberapa komoditas justru mengalami penurunan.

banner 325x300

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, menyampaikan kabar menggembirakan ini. “Alhamdulillah, stok melimpah, harga terkendali. Masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman,” ujarnya, Senin (26/5).

Salah satu indikator positif terlihat pada harga cabai rawit merah yang sempat melambung hingga Rp100 ribu per kilogram beberapa waktu lalu. Kini, harganya telah kembali ke kisaran Rp28 ribu per kilogram—level yang dianggap sangat wajar.

Tak hanya cabai, komoditas penting seperti telur ayam juga menunjukkan tren penurunan. Di Pasar Rebok Roek, salah satu pasar utama di Mataram, harga telur per tray turun dari Rp60 ribu menjadi Rp58 ribu. “Bahkan para petani dan pedagang melaporkan tidak ada tekanan harga berarti meski permintaan meningkat,” tambah Sri Wahyunida.

Dinas Perdagangan terus memperketat pengawasan untuk memastikan ketersediaan stok dan harga terjangkau hingga hari raya tiba. Langkah ini mendapat apresiasi dari warga. “Saya belanja hari ini, harganya masih sama seperti minggu lalu. Alhamdulillah tidak ada gejolak,” kata Siti Rahma, seorang ibu rumah tangga di Mataram.

Dengan kondisi ini, masyarakat Mataram bisa fokus menyambut Idul Adha tanpa waswas. Kestabilan harga bukan hanya mencerminkan pengawasan yang baik, tetapi juga sinergi positif antara pemerintah, pedagang, dan produsen.

“Ini bukti bahwa kolaborasi semua pihak mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat, bahkan di momen permintaan tinggi sekalipun,” pungkas Sri Wahyunida optimistis.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *