banner 728x250

FOTOGRAFER GADUNGAN TERTANGKAP USAI JUAL KAMERA SEWAAN, KORBAN BERHASIL BONGKAR MODUS

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Seorang pria berinisial AN (24) harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan penggelapan kamera sewaan. Pelaku yang mengaku sebagai fotografer profesional ini dibekuk oleh korban dan langsung diserahkan ke Polresta Mataram. Kasus ini mencuat setelah korban melakukan penyelidikan mandiri dan menemukan kamera yang disewakan ternyata telah dijual ke toko elektronik.

Menurut Kanit Harda Satreskrim Polresta Mataram, Iptu Kadek Angga Nambara, pelaku menyewa kamera dengan dalih untuk keperluan pemotretan prewedding. Namun, setelah batas waktu sewa habis, AN tidak mengembalikan barang tersebut. Korban yang curiga kemudian melacak keberadaan kameranya dan terkejut saat menemukan peralatan fotonya telah dipajang di etalase Yono Kamera, sebuah toko peralatan fotografi di kota itu.

banner 325x300

“Pelaku mengaku telah menjual kamera tersebut untuk keperluan pribadi. Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta,” jelas Iptu Kadek Angga Nambara.

AN, warga Karang Bayan, Lombok Barat, ternyata memiliki catatan kelam. Ia mengaku pernah melakukan tindakan serupa terhadap orang-orang terdekat, termasuk menipu teman dengan menggelapkan ponsel dan mencuri uang neneknya sendiri. Hasil kejahatannya ia gunakan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif.

Polisi kini menjerat AN dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Jika terbukti bersalah, ia bisa menghadapi hukuman penjara. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik sewa-menyewa barang berharga tanpa jaminan yang jelas.

Meski demikian, pihak kepolisian mengapresiasi langkah cepat korban yang berinisiatif melacak sendiri barangnya sebelum melapor. “Ini menunjukkan kesadaran hukum masyarakat semakin baik,” tambah Kadek Angga.

AN kini mendekam di tahanan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, kamera yang sempat dijual berhasil diamankan dan akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah proses investigasi selesai.

Kejadian ini memantik diskusi di kalangan fotografer lokal tentang pentingnya verifikasi identitas sebelum meminjamkan peralatan mahal. Beberapa studio mulai menerapkan sistem kontrak lebih ketat untuk menghindari kasus serupa terulang.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *