investigasiindonesia.com – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk menghidupkan kembali geliat pariwisata di Senggigi, Lombok Barat, setelah terdampak gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19. Salah satu upaya nyata yang digarap serius adalah penyelenggaraan Senggigi Lombok Fun Run 2025, sebuah ajang lari bertaraf nasional yang digadang-gadang menjadi momentum kebangkitan destinasi legendaris ini.
Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB, Sahlan M Saleh, menyampaikan antusiasmenya dalam temu media, Selasa (27/5). “Ini adalah cara terbaik untuk menggaungkan kembali pesona Senggigi,” tegasnya. Event yang masuk dalam Calendar of Event (CoE) Pariwisata NTB 2025 ini akan digelar pada 27 Juli mendatang, dengan pendaftaran dibuka mulai hari ini hingga dua bulan ke depan.
Targetnya? Minimal 1.000 hingga 1.500 pelari dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk Bali, Jawa, dan Sumatera. “Kami yakin target ini realistis. Komunitas lari di Indonesia sangat besar, dan Senggigi punya magnet kuat,” ujar Sahlan penuh keyakinan.
Rute sepanjang 5 kilometer akan membawa peserta menyusuri keindahan pantai Senggigi, mulai dari Jayakarta Hotel hingga finis di Merumata Hotel. “Ini bukan sekadar lari, tapi juga perayaan keindahan alam yang memukau,” tambah Sahlan, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB.
Lebih dari itu, event ini dirancang untuk menyentuh berbagai kalangan—mulai dari pecinta olahraga, pencari konten media sosial, hingga wisatawan yang ingin merasakan atmosfer berbeda. “Kami ingin menunjukkan bahwa Senggigi tetap menjadi destinasi unggulan yang siap menyambut semua orang,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Plh. Kepala Dinas Pariwisata NTB, Chandra Aprinova, yang mengapresiasi inisiatif Astindo. “Ini langkah tepat untuk mengembalikan kejayaan Senggigi. Kami percaya, dengan kolaborasi seperti ini, pariwisata NTB akan semakin bersinar,” ujarnya.
Semangat “Back to Senggigi” yang diusung dalam event ini bukan sekadar slogan, melainkan bukti nyata kesiapan Lombok Barat untuk kembali menjadi primadona pariwisata Indonesia. Siapkah Anda menjadi bagian dari kebangkitan spektakuler ini?
(Sumber: Dinas Pariwisata NTB & Astindo NTB)


















