investigasiindonesia.com – Dusun Tuntang, Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, menjadi sorotan setelah seorang wanita lanjut usia ditemukan meninggal dalam kondisi tak biasa. Hajah Sahirun (50), seorang wiraswasta, ditemukan tewas dengan tali nilon melilit lehernya di dalam kamar rumahnya sendiri pada Minggu pagi (15/6).
Kejadian ini bermula ketika suaminya, Muhammad, pulang dari rumah tetangga setelah gagal menemui orang yang dicarinya. Saat memeriksa kamar, ia terkejut melihat istrinya tergantung tanpa tanda-tanda kehidupan. Dengan panik, ia memanggil tetangga terdekat, Mahyudin, untuk membantu menurunkan tubuh korban. Namun, upaya itu terkendala karena kondisi jenazah yang sudah kaku.
Petugas kepolisian dari Polsek Labuhan Haji dan tim identifikasi Polres Lombok Timur tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 Wita. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, korban menggunakan tangga untuk mengikat tali ke kayu penyangga langit-langit sebelum mengakhiri hidupnya. Tali nilon yang digunakan membentuk jeratan berbentuk huruf V di leher, dengan posisi kaki korban tidak menyentuh lantai.
Uniknya, sebelum kejadian, Hajah Sahirun sempat menyuruh suaminya memasak nasi dan mengaku akan pergi belanja. Namun, alih-alih keluar rumah, ia justru memilih mengunci diri di kamar. Tidak ditemukan pesan atau tanda yang mengindikasikan alasan di balik tindakannya.
Keluarga menolak permintaan otopsi dari kepolisian, menyatakan kejadian ini sebagai takdir yang harus diterima. Masyarakat setempat pun berduka, mengenang Hajah Sahirun sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam kegiatan sosial.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, meski tidak ditemukan indikasi keterlibatan orang lain. Kejadian ini meninggalkan banyak tanda tanya, terutama bagi mereka yang mengenal korban sebagai pribadi yang tegar dan bersemangat hidup.


















