banner 728x250

Kepala Desa di NTB Ramai-ramai Jadi Sarjana! UT Mataram Buka Jalan Emas Tanpa Kuliah Biasa

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Universitas Terbuka (UT) Mataram sedang menjadi sorotan setelah meluncurkan program revolusioner yang memungkinkan kepala desa (kades) dan perangkat desa meraih gelar sarjana tanpa melalui perkuliahan konvensional. Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) ini dinilai sebagai terobosan pendidikan yang mengubah nasib ratusan aparatur desa di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Heriyanto, Direktur UT Mataram, menegaskan bahwa program ini adalah peluang emas bagi kades dan perangkat desa yang selama ini terhalang usia atau kesibukan kerja. “Ini bukan sekadar gelar, tapi pengakuan atas pengalaman dan kompetensi mereka selama memimpin desa,” tegasnya.

banner 325x300

Program RPL mengubah pengalaman kerja dan pelatihan para kades menjadi SKS (Satuan Kredit Semester). Artinya, mereka tidak perlu mengulang dari nol. Cukup dengan dua tahun pengalaman sebagai aparatur desa—yang dibuktikan dengan SK pengangkatan—mereka bisa langsung menempuh sisa studi di Prodi Ilmu Pemerintahan UT Mataram.

Yang mengejutkan, biayanya hanya Rp400.000 untuk pendaftaran. Setelah itu, mereka resmi menjadi mahasiswa UT dengan segala fasilitasnya. “Tidak ada alasan lagi untuk tidak kuliah. UT hadir untuk mereka yang sibuk tapi ingin maju,” tambah Heriyanto.

Sosok Hasbi, Kades Kuripan Induk (Lombok Barat), menjadi bukti nyata kesuksesan program ini. Setelah ikut RPL, dia langsung memicu gelombang antusiasme di kalangan kades NTB. “Dulu banyak yang ragu, tapi setelah lihat Hasbi bisa, mereka langsung daftar,” cerita seorang staf UT Mataram.

Program ini adalah hasil kolaborasi UT dengan Kemendagri dan Kementerian Desa PDT. Tujuannya jelas: memacu kompetensi kades agar pembangunan desa lebih profesional. “Desa maju, masyarakat sejahtera—itu target akhirnya,” tegas Heriyanto.

UT Mataram: Kampus Tanpa Batas

Sebagai perguruan tinggi negeri berbasis pendidikan jarak jauh, UT Mataram memastikan akses pendidikan tinggi terjangkau dan berkualitas. Prodi Ilmu Pemerintahan-nya bahkan sudah terakreditasi A, menjamin kualitas lulusannya.

“Tidak peduli usia, latar belakang, atau lokasi—jika Anda punya semangat, UT siap memandu sampai meraih gelar,” pungkas Heriyanto.

Dengan program RPL ini, impian ratusan kades dan perangkat desa NTB untuk punya ijazah sarjana kini tinggal selangkah lagi. Siapa yang akan menyangka, kepemimpinan di desa bisa sekaligus menjadi jalan menuju gelar akademis?

KadesGoCampus #UTMataramHebat #DesaMakinCerdas

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *