investigasiindonesia.com – Suasana dinamis mewarnai lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusul pelantikan H. Lalu Gita Ariadi sebagai Dosen Asisten Ahli di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Acara yang sempat tertunda ini akhirnya digelar di Jakarta, menandai babak baru bagi birokrasi NTB.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, kini bersiap mengeluarkan Surat Keputusan (SK) resmi untuk Penjabat Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB. Langkah ini diambil setelah prosesi pelantikan Lalu Gita rampung, meski sempat mengalami penundaan akibat keterlambatan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budi Prayitno, mengungkapkan bahwa pelantikan Lalu Gita seharusnya dilaksanakan pada Selasa (24/6) pukul 13.30 WIB. Namun, hingga pukul 16.30 WIB, pejabat Sekretaris Jenderal Kemendagri yang bertugas melantik belum tiba di lokasi.
“Pelantikan akhirnya dijadwalkan ulang hari ini (Rabu, 25/6) pada pukul yang sama,” jelas Yiyit, sapaan akrab Tri Budi Prayitno, saat dikonfirmasi via telepon. Ia berharap prosesi dapat segera terlaksana mengingat jadwal yang sudah molor.
Setelah Lalu Gita resmi berpindah tugas ke IPDN, Gubernur NTB akan menunjuk Plh Sekda NTB untuk memastikan kelancaran birokrasi. Menurut aturan, Plh Sekda akan menjabat selama 15 hari kerja sebelum Penjabat (PJ) Sekda ditetapkan oleh Kemendagri.
“Rencananya, SK Plh Sekda akan dikeluarkan hari ini (Rabu, 25/6),” ujar Yiyit. Meski beredar isu bahwa Asisten II Setda NTB, H. Lalu Mohammad Faozal, akan ditunjuk sebagai Plh, Yiyit menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan Gubernur.
“Prinsip saya, sebelum ada SK, tidak bisa memastikan siapa Plh-nya,” tegasnya. Saat ini, Lalu Faozal sedang bertugas di Pulau Sumbawa untuk memantau sejumlah agenda penting, termasuk ekspor jagung dan progres RSUD HL Manambai.
Yiyit menjelaskan bahwa setelah masa Plh berakhir, Kemendagri akan menetapkan PJ Sekda NTB. Selanjutnya, Gubernur akan membuka seleksi terbuka untuk mengisi posisi Sekda definitif.
“Kita tunggu saja prosesnya, semoga pelantikan Lalu Gita dan penetapan Plh berjalan lancar pekan ini,” pungkas Yiyit.
Dengan langkah-langkah transparan ini, Pemprov NTB menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas birokrasi sekaligus mempersiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkualitas.


















