banner 728x250

Melarikan Diri dari Perang, Tewas karena Perang, Tragedi Keluarga Ukraina di Tengah Konflik Iran-Israel

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Perang 12 hari antara Iran dan Israel tak hanya menimbulkan kerusakan militer, tapi juga mengukir ironi memilukan dalam kehidupan para pengungsi yang mencari perlindungan. Di antara 27 korban tewas, sembilan meninggal akibat serangan rudal Iran yang menghantam apartemen di Bat Yam, 15 Juni lalu. Lima di antaranya adalah pengungsi asal Ukraina—keluarga yang sebelumnya melarikan diri dari invasi Rusia pada 2022 demi menyelamatkan seorang anak yang sakit.

Anastasia Buryk, gadis 10 tahun yang mengidap kanker, dibawa orang tuanya ke Israel dua tahun lalu untuk menjalani perawatan intensif. Mereka memilih Israel karena fasilitas medisnya yang lebih baik dan stabilitas yang saat itu dirasa lebih aman dibanding Eropa Timur yang dilanda perang. Namun, keputusan yang diambil demi hidup, justru berakhir dengan kematian.

banner 325x300

“Tidak ada tempat yang benar-benar aman bagi warga sipil saat dunia terbakar,” ujar seorang tetangga mereka yang selamat.

Konflik dimulai 13 Juni lalu ketika Israel meluncurkan serangan ke fasilitas nuklir dan balistik Iran, dengan dalih mencegah ancaman senjata nuklir. Sebagai balasan, Iran membombardir wilayah Israel dengan 550 rudal dan mengirimkan sekitar 1.000 drone. Selama 12 hari, ketegangan meningkat cepat, dan dampaknya paling dirasakan oleh warga sipil—yang tidak terlibat, tapi menjadi korban.

Menurut data Kementerian Kesehatan Israel, lebih dari 3.200 orang dirawat di rumah sakit akibat luka-luka. Banyak di antaranya adalah anak-anak, perempuan, dan warga lanjut usia.

Tragedi keluarga Buryk menggarisbawahi kenyataan bahwa dalam perang modern, garis antara kombatan dan warga sipil semakin kabur. Tempat perlindungan bisa menjadi target, dan keputusan untuk menyelamatkan satu nyawa dapat berakhir dengan kehilangan semuanya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *