banner 728x250

Skandal Korupsi Alat Berat NTB, Istri Pejabat Tersangka Diduga Jadi Penerima Aliran Dana Haram Rp4,4 Miliar!

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan alat berat milik Dinas PUPR NTB kian memanas. Setelah menetapkan dua tersangka, Ali Fikri (eks Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi NTB) dan Efendi (pihak penyewa), penyidik kini mengincar sosok baru: istri Ali Fikri, yang diduga menjadi penerima utama aliran dana haram senilai Rp4,4 miliar.

Bukti transfer dari Efendi ke rekening pribadi sang istri menjadi titik terang baru dalam kasus ini. Kabar mengejutkan ini diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, yang menyatakan bahwa penyidikan terus bergulir dengan temuan-temuan mencengangkan.

banner 325x300

“Ada bukti transfer dari tersangka Efendi ke rekening istri Ali Fikri. Kami sedang mendalami seluruh aliran dana untuk mengungkap jaringan lengkapnya,” tegas Halili, Kamis (3/7).

Istri Ali Fikri, yang juga berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov NTB, kini menjadi sorotan. Penyidik menduga kuat ia terlibat dalam skema pencucian uang hasil penyewaan ilegal alat berat milik negara. Modusnya, fasilitas publik disewakan ke pihak ketiga tanpa setoran ke kas daerah, melainkan mengalir deras ke rekening pribadi.

Jika bukti-bukti semakin kuat, jumlah tersangka dalam kasus ini bakal bertambah menjadi tiga orang. Penyidik juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain seiring pengembangan kasus.

Kasus ini menyedot perhatian karena melibatkan penyalahgunaan jabatan, penggelapan uang negara, dan indikasi pencucian uang melalui jaringan keluarga. Masyarakat NTB pun menuntut proses hukum yang transparan dan tegas, mengingat nilai kerugian negara yang fantastis.

Penyidik memastikan seluruh proses berjalan objektif. “Kami akan mengusut tuntas, siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Halili.

Dengan temuan baru ini, kasus korupsi alat berat NTB semakin menunjukkan betapa rumitnya jaringan kejahatan yang melibatkan oknum pejabat dan keluarganya. Publik menanti, akankah ada lagi nama-nama besar yang terungkap?

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *