investigasiindonesia.com – Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, PT Air Minum (PTAM) Giri Menang justru menunjukkan performa gemilang. Perusahaan milik Pemkab Lombok Barat dan Kota Mataram ini tidak hanya berhasil meningkatkan kontribusinya bagi pendapatan daerah, tetapi juga terus memperbaiki kualitas layanan bagi ribuan pelanggannya.
Salah satu pencapaian yang patut diapresiasi adalah kenaikan dividen yang dibagikan ke Pemkab Lombok Barat. Tahun ini, nilainya melesat dari Rp 11 miliar menjadi Rp 13 miliar—sebuah lonjakan yang membuktikan bahwa pengelolaan perusahaan ini semakin efisien dan menguntungkan. Tak hanya itu, Kota Mataram juga mendapat bagian dividen sebesar Rp 7,8 miliar, sehingga total kontribusi PTAM Giri Menang untuk tahun 2025 mencapai Rp 20,8 miliar.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD). Kinerja keuangan yang sehat adalah bukti keseriusan kami,” tegas Sudirman, Direktur Utama PTAM Giri Menang, saat memaparkan laporan kinerja di hadapan Komisi II DPRD Lombok Barat.
Lebih dari Sekadar Dividen
Keberhasilan PTAM Giri Menang tidak hanya terlihat dari angka-angka di laporan keuangan. Perusahaan ini juga aktif membantu pemungutan retribusi kebersihan di Lombok Barat dan Mataram. Tahun lalu, total setoran retribusi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 8 miliar—sebuah angka yang turut memperkuat kas daerah.
Di sisi teknis, PTAM Giri Menang terus memperbaiki infrastrukturnya. Jumlah kebocoran pipa air berhasil ditekan dari 5.830 titik di tahun 2023 menjadi 5.427 titik di tahun 2024—penurunan sebesar 6,91% yang menunjukkan upaya serius dalam efisiensi operasional.
Dengar Aspirasi, Tingkatkan Layanan
Anggota Komisi II DPRD Lombok Barat, H. Jumahir, memberikan apresiasi sekaligus masukan bagi PTAM Giri Menang. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara peningkatan dividen dan peningkatan kualitas layanan.
“Jangan sampai kenaikan dividen tidak dibarengi dengan kepuasan pelanggan. Tekanan air harus stabil, reservoir ditambah, dan sumber air baku baru perlu disiapkan untuk antisipasi musim kemarau,” pesan Jumahir.
PTAM Giri Menang pun berjanji akan terus berinovasi, salah satunya dengan mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru seperti SPAM Dodokan dan SPAM Jangkur untuk menjamin pasokan air jangka panjang.
Apa Artinya bagi Masyarakat?
Kinerja positif PTAM Giri Menang bukan sekadar cerita sukses di atas kertas. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat: dividen yang meningkat berarti lebih banyak dana untuk pembangunan daerah, retribusi yang tertata membantu kebersihan kota, dan perbaikan infrastruktur air membuat hidup warga semakin nyaman.
Inilah bukti bahwa pengelolaan BUMD yang profesional bisa membawa manfaat nyata—tidak hanya untuk pemegang saham, tetapi juga untuk seluruh lapisan masyarakat.


















