banner 728x250

Pengurus NasDem NTB Resmi Dilantik, Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi memulai tugas baru setelah dilantik pada Sabtu (12/7). Mori Hanafi terpilih sebagai Ketua DPW NasDem NTB untuk periode 2025–2029, didampingi Ardany Zulfiqar sebagai Sekretaris dan Bohari Muslim sebagai Bendahara. Pelantikan berlangsung di Hotel Lombok Raya Mataram, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP NasDem Saan Mustopa, dihadiri puluhan kader dan sejumlah pimpinan partai politik lain di NTB.

Dalam pidatonya, Saan Mustopa menyampaikan bahwa kepercayaan DPP kepada Mori Hanafi bukan tanpa alasan. Mantan politikus Gerindra ini dinilai memiliki kapasitas memadai dalam mengelola partai, termasuk pemahaman mendalam tentang peta politik NTB. “Kakak Mori Hanafi dipilih karena kemampuannya dalam manajemen partai dan penguasaan teritori. Kami yakin dia bisa membawa NasDem NTB melesat lebih jauh,” ujar Saan.

banner 325x300

Saan juga menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Pengurus baru diingatkan untuk menjaga semangat, optimisme, dan konsolidasi internal. “Ketua DPW harus bisa jadi sumber motivasi. Jika pemimpinnya tidak optimis, bagaimana pasukannya bisa bersemangat?” tegasnya.

Target Elektoral: Pertahankan Dua Kursi DPR RI dan Perkuat DPRD NTB

Salah satu fokus utama NasDem NTB ke depan adalah mempertahankan dua kursi DPR RI yang berhasil diraih di Pemilu 2024. Bahkan, partai ini menargetkan penambahan suara signifikan untuk memperkuat posisinya. “Kami ingin kursi yang didapat tidak sekadar ada, tapi benar-benar kokoh. DPP punya target NasDem masuk tiga besar nasional di 2029, dan NTB harus jadi salah satu penopangnya,” jelas Saan, yang juga Wakil Ketua DPR RI.

Di tingkat provinsi, tantangan tak kalah besar. Saat ini, NasDem hanya mengantongi empat kursi di DPRD NTB, sehingga harus bergabung dalam fraksi gabungan. Ke depan, partai ini berambisi membentuk fraksi mandiri sekaligus menempatkan kadernya di jajaran pimpinan dewan. “Target DPP jelas: tambah kursi, bentuk fraksi sendiri, dan raih posisi strategis di DPRD NTB,” tegas Saan.

Mori Hanafi mengakui bahwa target tersebut tidak mudah, apalagi dengan situasi politik NTB yang saat ini dipimpin Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dari Gerindra. Namun, ia meyakini bahwa dengan kerja keras dan konsolidasi cepat, target itu bisa tercapai. “Kami akan segera benahi struktur dari tingkat ranting hingga DPW. Mesin partai harus bergerak cepat,” ujarnya.

Dukung Pemerintah, Jaga Persatuan

Meski tidak mendukung pasangan Iqbal-Dinda di Pilgub NTB 2024, NasDem berkomitmen mendukung pemerintahan yang sah. Saan menegaskan bahwa politik praktis sudah berakhir, dan sekarang saatnya bersatu untuk membangun NTB. “Kami mendukung penuh pemerintah provinsi tanpa syarat. Tidak ada kepentingan transaksional, murni untuk kemajuan NTB,” tegasnya.

Pendekatan serupa juga dilakukan di tingkat nasional, di mana NasDem kini menjadi bagian dari koalisi pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. “Tantangan global saat ini sangat berat, karena itu persatuan dan kolaborasi menjadi kunci,” ujar Saan.

Mori Hanafi menambahkan, selain fiks pada target elektoral, NasDem NTB akan aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Kami tidak hanya mengejar kursi, tapi juga ingin hadir sebagai partai yang benar-benar bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Dengan semangat baru dan strategi yang telah dirancang, NasDem NTB siap berlaga di panggung politik daerah, menuju Pemilu 2029 dengan optimisme tinggi.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *