investigasiindonesia.com – Partai Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap menyelesaikan susunan kepengurusan baru untuk periode 2025-2030. Ketua DPD I Partai Golkar NTB, Mohan Roliskana, menegaskan bahwa komposisi pengurus kali ini akan didominasi oleh wajah-wajah segar, terutama dari kalangan anak muda dengan latar belakang aktivis pergerakan mahasiswa. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat relevansi partai di tengah tantangan zaman sekaligus mendekatkan Golkar dengan generasi muda NTB.
“Banyak nama baru yang akan masuk, mayoritas masih muda dan energik. Mereka punya pengalaman kuat di dunia aktivisme dan gerakan pemuda,” ujar Mohan.
Selain menghadirkan generasi muda, kepengurusan kali ini juga diprediksi mengalami sejumlah perubahan signifikan di jajaran elite partai. Salah satu posisi yang akan mengalami rotasi adalah Bendahara Umum, yang sebelumnya dijabat oleh Isvie Rupaeda, Ketua DPRD NTB. Meski demikian, Sekretaris DPD I tetap dipercayakan kepada Firadz Pariska, menunjukkan kombinasi antara pembaruan dan keberlanjutan.
Mohan menambahkan, tim formatur juga mempertimbangkan aspek keseimbangan geografis dalam penyusunan struktur. Baik dari Pulau Lombok maupun Sumbawa, akan terwakili secara proporsional. “Kami ingin memastikan bahwa kepengurusan ini inklusif, mewakili seluruh wilayah NTB,” jelasnya.
Menghadapi dinamika politik nasional yang terus berkembang, Golkar NTB berkomitmen untuk membangun kepengurusan yang adaptif dan berorientasi pada kemajuan organisasi. Mohan menekankan bahwa transformasi internal harus sejalan dengan visi partai yang berkelanjutan.
“Kepemimpinan kali ini akan berfokus pada penguatan organisasi, dengan pengurus yang dipilih berdasarkan prinsip representasi menyeluruh,” tegasnya.
Sementara itu, anggota Tim Formatur, Hamdan Kasim, menyatakan bahwa proses finalisasi struktur masih berlangsung. Targetnya, seluruh susunan kepengurusan akan rampung sebelum pelaksanaan Musda XI pada 22 Juni mendatang. Setelah itu, Golkar NTB akan melanjutkan konsolidasi dengan menyelenggarakan suksesi Musda DPD II di seluruh kabupaten/kota se-NTB, yang ditargetkan selesai pada Desember tahun ini.
Dengan langkah ini, Golkar NTB berharap dapat memperkuat basis dukungan dan memastikan partai tetap relevan di tengah perubahan politik yang dinamis.


















