banner 728x250

Minyak Tak Sampai Takaran, Skandal Curang Minyak Kita, di Balik Etalase Toko

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Di balik harga murah dan merek familiar “Minyak Kita”, terbongkar praktik curang yang merugikan ribuan konsumen. Polresta Mataram mengungkap modus manipulasi volume isi dalam kemasan minyak goreng bermerek tersebut yang ternyata tak sesuai label.

Kasus ini bermula dari kecurigaan warga terhadap isi kemasan 2 liter yang terasa lebih ringan. Setelah dilakukan penyelidikan intensif, Unit Tipidter Satreskrim Polresta Mataram bergerak cepat dan menemukan pusat aktivitas ilegal di sebuah toko di kawasan Cakranegara Timur, Kota Mataram.

banner 325x300

“Produk ini diedarkan dalam jumlah besar namun ternyata isinya tidak sesuai label. Ini adalah bentuk penipuan terang-terangan kepada konsumen,” tegas Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, Rabu (16/7).

Lokasi penggerebekan berada di Toko FIDO, tempat di mana puluhan jeriken minyak goreng dan mesin pengisi otomatis ditemukan. Pelaku berinisial INPA (42), warga setempat, diduga menjadi otak di balik praktik ini. Dia bukan hanya menjual, tapi juga memproduksi ulang produk minyak dengan volume yang dikurangi.

Berdasarkan hasil uji laboratorium dari Dinas Perdagangan Kota Mataram, kemasan 2 dan 5 liter yang seharusnya penuh, justru kekurangan isi hingga beberapa ratus mililiter. Ini adalah bentuk pelanggaran berat terhadap UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999.

Lebih dari 586 kemasan curang, 6 jeriken besar, dan peralatan industri ilegal disita sebagai barang bukti. Tak hanya itu, dua mobil pengangkut dan puluhan nota transaksi dari berbagai toko juga diamankan. Hingga kini, INPA belum ditahan namun proses hukum terus bergulir.

“Ini bukan sekadar pelanggaran takaran, tapi pengkhianatan terhadap kepercayaan publik,” kata salah satu penyidik.

Kasus ini memantik keprihatinan luas. Apalagi “Minyak Kita” merupakan produk subsidi pemerintah yang seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat, bukan lahan bisnis curang.

Kapolresta mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengecek kembali berat atau volume produk sebelum membeli. Kecurangan serupa bisa terjadi di tempat lain jika tidak ada pengawasan ketat.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *