banner 728x250

Harga Beras Dikunci, Harapan Rakyat Dinyalakan, Gerakan Pangan Murah Serentak di 5.302 Titik

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di 5.302 titik di seluruh Indonesia. Program ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran publik terhadap gejolak harga beras di sejumlah daerah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan, pelaksanaan GPM kali ini tak hanya menyasar pusat kota, namun juga menjangkau daerah-daerah pelosok. Strategi ini diharapkan mampu mempersempit ruang bagi spekulan yang memanfaatkan kelangkaan sebagai peluang menaikkan harga.

banner 325x300

Adapun harga beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dipastikan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Di Zona 1, mencakup wilayah Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi, harga ditetapkan Rp 12.500/kg. Di Zona 2 seperti Sumatra (di luar Lampung dan Sumsel), Kalimantan, dan NTT, harga berada di kisaran Rp 13.100/kg. Sedangkan Zona 3 (Maluku dan Papua) mencapai Rp 13.500/kg.

“Beras SPHP dijual Rp 62.500 per kemasan lima kilogram. Ini untuk menstabilkan harga yang di beberapa daerah sempat mengalami kenaikan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan, dalam keterangannya.

GPM tak hanya menjual beras murah, namun juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha pangan dalam menciptakan sistem distribusi yang adil dan transparan.

Langkah ini pun diapresiasi oleh berbagai kalangan masyarakat yang merasa langsung terbantu. “Sekarang bisa beli beras tanpa khawatir harga naik terus. Harusnya begini terus,” kata Lestari, ibu rumah tangga asal Lombok.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *