banner 728x250

DPRD NTB Desak Bongkar Total Kinerja BUMD Bermasalah

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) menabuh alarm keras terhadap kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov NTB. Dari lima BUMD yang ada, hanya Bank NTB Syariah dan PT BPR NTB yang dinilai sehat secara keuangan dan berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sisanya, dinilai bermasalah dan berpotensi menjadi “lubang hitam” keuangan daerah.

“Uang rakyat harus diselamatkan. BUMD bukan tempat menampung kegagalan investasi dan manajemen. Yang sehat, kita dorong berkembang. Yang sakit, kita audit atau tutup,” tegas Juru Bicara Banggar DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, dalam rapat evaluasi, Rabu (31/7).

banner 325x300

💰 Dua BUMD Unggulan: Layak Dipertahankan dan Dikembangkan
Bank NTB Syariah menyumbang dividen tertinggi tahun ini, yaitu sebesar Rp 79,26 miliar.

Keduanya direkomendasikan untuk ekspansi bisnis dan percepatan digitalisasi layanan. Banggar melihat potensi mereka sebagai tulang punggung keuangan daerah yang harus dijaga dan diperkuat.

🕳️ Tiga BUMD Diambang Evaluasi: Rawan Jadi Beban Daerah
PT Jamkrida NTB

Dividen: Rp 1,61 miliar

Status: Masih moderat, tapi wajib dievaluasi menyeluruh. Jika stagnan 3 tahun, direkomendasikan merger.

DPRD juga soroti pencapaian target penjaminan UMKM yang tidak transparan.

PT Bangun Askrida

Tidak melaporkan kontribusi dividen.

DPRD mendesak audit independen dan evaluasi model bisnis karena dinilai tumpang tindih dengan asuransi swasta nasional.

PT Gerbang NTB Emas (GNE)

BUMD dengan kinerja terburuk dan kerugian menahun.

Utang bank: Rp 26,7 miliar

Tunggakan pajak: Rp 6 miliar

Kerugian usaha 2024: Rp 3,37 miliar

Piutang tak tertagih: Rp 20 miliar lebih

Anggota Banggar DPRD NTB Sambirang Ahmadi menegaskan, keberadaan BUMD seharusnya menjadi alat bantu fiskal, bukan penyedot anggaran daerah. “Kita bicara uang rakyat. Setiap rupiah harus berdampak. Kalau tidak, lebih baik ditutup dan dialihkan ke sektor yang lebih produktif,” ujarnya tegas.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *