banner 728x250

Enam Raperda Disetujui, DPRD dan Pemprov NTB Tancap Gas Wujudkan Lompatan Pembangunan

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mengesahkan enam rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025, Senin (11/8). Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa mesin pembangunan NTB mulai dipanaskan untuk mewujudkan visi “Bangkit Bersama Menuju NTB Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia”.

Dari enam Raperda tersebut, lima merupakan prakarsa DPRD, sementara satu berasal dari eksekutif, yaitu Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2025–2029. Dokumen RPJMD ini diibaratkan kompas strategis bagi pemerintahan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri dalam menentukan arah kebijakan lima tahun ke depan.

banner 325x300

Ketua Pansus RPJMD, Hasbullah Muis Konco, menegaskan tiga agenda besar yang akan menjadi fokus:

Pengentasan Kemiskinan Ekstrem – Menargetkan nol persen kemiskinan ekstrem pada 2029 dengan fokus intervensi pada 106 desa kantong kemiskinan.

Ketahanan Pangan Berbasis Hilirisasi Agromaritim – Mengoptimalkan potensi garam dan udang NTB yang selama ini kurang memberikan nilai tambah bagi daerah.

Pengembangan Pariwisata Kelas Dunia – Mengarahkan sektor pariwisata pada quality tourism yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selain RPJMD, lima Raperda lain yang disahkan meliputi revisi aturan soal hak keuangan DPRD, komunikasi dan informatika, jasa konstruksi, fasilitas pajak dan retribusi di KEK Mandalika, serta pengelolaan terminal penumpang tipe B.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengapresiasi kinerja DPRD dalam membahas seluruh Raperda. Ia menekankan bahwa regulasi ini bukan sekadar produk hukum, tetapi harus menjadi alat nyata untuk mempercepat pembangunan, melindungi masyarakat, dan memberdayakan potensi daerah.

“Besar harapan kami, seluruh regulasi ini berjalan selaras dengan visi misi RPJMD dan menjadi lompatan sejarah NTB lima tahun ke depan,” ujarnya.

Paripurna ditutup dengan optimisme bersama: kolaborasi eksekutif dan legislatif akan menjadi kunci menjadikan NTB sebagai provinsi kepulauan yang tak hanya makmur, tapi juga mendunia.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *