investigasiindonesia.com – Menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2025 pada awal Oktober mendatang, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB memperkuat pengawasan di jalur laut yang menjadi pintu masuk utama penonton, logistik, hingga sarana pendukung balapan internasional tersebut.
Langkah ini dilakukan melalui kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) sebagai bagian dari Operasi Mandalika Rinjani 2025. Tiga titik vital dijadikan fokus pengamanan: Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, dan perairan Kuta Mandalika.
“Ketiga lokasi ini memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus transportasi laut. Kami pastikan keamanan laut terjaga maksimal,” tegas Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H.
MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga etalase pariwisata NTB di mata dunia. Karena itu, jalur laut dipandang sebagai garda terdepan. Selain memastikan keamanan logistik, Ditpolairud juga mengantisipasi potensi kerawanan seperti penyelundupan, kepadatan transportasi, hingga gangguan keamanan di sekitar lokasi perairan.
Pengamanan terpadu ini sekaligus menjadi bukti bahwa NTB menempatkan standar internasional dalam tata kelola event global, tidak hanya di sirkuit, tetapi juga pada sistem pendukung transportasi dan logistik.
“Keberhasilan MotoGP Mandalika bukan hanya diukur dari suksesnya balapan, tetapi juga dari lancarnya seluruh rangkaian pendukung yang menjamin kenyamanan penonton dan keamanan wilayah,” ujar Boyke menambahkan.
Dengan strategi pengamanan menyeluruh hingga ke pintu masuk laut, Polairud NTB memastikan MotoGP Mandalika 2025 siap menyambut ribuan penonton dari berbagai penjuru dunia dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.


















