banner 728x250

Rekonstruksi Kasus Brigadir Esco, Penolakan Istri dan Saksi yang Berbeda Versi

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Esco Faska Rely kembali menjadi sorotan publik. Namun, alih-alih memberi titik terang, proses rekonstruksi justru menyisakan tanda tanya besar. Sang istri sekaligus tersangka utama, Brigadir Rizka Sintiyani, menolak memperagakan adegan di lokasi penemuan jasad suaminya.

Penolakan itu sontak mengundang perhatian ratusan warga yang memadati Dusun Nyiurlembang, Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Minggu (29/9). Dengan pengawalan ketat, jalannya rekonstruksi berlangsung sejak pagi hingga siang. Sebanyak 50 adegan diperagakan sesuai hasil penyidikan.

banner 325x300

“Penolakan itu hak tersangka. Kalau membantah, itu juga haknya. Kami tidak bisa memaksa,” tegas Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Catur Erwin.

Meski demikian, polisi tetap menghadirkan puluhan saksi, mulai dari keluarga, kerabat dekat, hingga pihak yang mengetahui detail kejadian. Beberapa keterangan saksi justru menimbulkan perbedaan versi. Ada yang mengaku mencium bau bangkai malam Sabtu, sementara saksi lain menyebut malam Minggu. Padahal jasad Brigadir Esco baru ditemukan Minggu siang, 24 Agustus 2025.

Kuasa hukum keluarga korban, Lalu Anton Hariawan, meyakini rekonstruksi ini justru membuka peluang munculnya tersangka lain. “Saya yakin akan ada tersangka tambahan. Kalau hanya menyebut satu orang pelaku, menurut saya itu tidak masuk akal,” ujarnya.

Keluarga korban pun masih diliputi kekecewaan. Samsul Herawadi, ayah almarhum, menyesalkan rekonstruksi di lokasi penemuan mayat tak melibatkan langsung tersangka Rizka. “Kami ingin melihat secara jelas, tapi ternyata hanya pakai pemeran pengganti,” keluhnya.

Saat ini, Rizka dijerat dengan Pasal 44 ayat (3) UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, maupun Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Namun, motif pasti pembunuhan hingga kini masih misterius.

Dengan penolakan, perbedaan kesaksian, dan desakan keluarga korban, kasus ini tampaknya masih jauh dari kata selesai. Publik kini menanti, apakah benar akan ada nama lain yang segera ditetapkan sebagai tersangka.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *