banner 728x250

MotoGP Dongkrak Hunian Hotel, AHM Desak Sistem Bundling dan Diskon Nasional untuk Dorong Wisata Domestik

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Lonjakan okupansi hotel di Kota Mataram selama ajang MotoGP Mandalika 2025 menjadi sinyal kuat bahwa sektor pariwisata kembali menemukan momentumnya. Data Asosiasi Hotel Mataram (AHM) mencatat tingkat hunian mencapai 85 persen, melampaui target 70 persen yang sebelumnya dicanangkan.

Ketua AHM, I Made Adiyasa Kurniawan, menyebut capaian ini bukan hanya kabar baik bagi pelaku usaha hotel, tetapi juga menegaskan posisi Mataram sebagai kota penyangga utama pariwisata Mandalika. “Okupansi rata-rata sudah 85 persen. Ini perkembangan yang sangat menggembirakan bagi pelaku usaha perhotelan,” ujarnya, Minggu (5/10).

banner 325x300

Sebelumnya, tingkat hunian sempat mengkhawatirkan. Pada akhir September, angka okupansi masih berkisar antara 30–50 persen. Namun peningkatan pesat terjadi menjelang akhir pekan MotoGP. Lonjakan tersebut menunjukkan kuatnya efek domino dari kegiatan berskala internasional terhadap sektor hospitality di NTB.

Meski demikian, AHM menilai masih ada ruang untuk optimalisasi, terutama dalam aspek strategi penjualan tiket dan kolaborasi lintas sektor. Adiyasa mengusulkan agar penyelenggara MotoGP, MGPA, menjual tiket lebih awal dengan diskon berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), bukan hanya bagi pemegang KTP NTB.

“Wisatawan dari luar daerah perlu biaya tambahan: tiket pesawat, hotel, dan transportasi. Kalau diskon hanya untuk warga NTB, insentif ekonominya tidak merata,” tegasnya.

Selain itu, AHM mendorong penerapan sistem bundling—paket gabungan antara tiket nonton MotoGP dan kamar hotel. Skema ini dinilai mampu memberikan harga terbaik bagi wisatawan sekaligus menekan praktik spekulasi kamar yang selama ini kerap terjadi.

“Dengan sistem bundling, wisatawan terjamin mendapat harga wajar, sementara hotel juga mendapat kepastian tamu. Tidak ada lagi pihak ketiga yang menimbun kamar untuk dijual kembali,” jelas Adiyasa.

Langkah-langkah tersebut diharapkan bisa memperkuat daya saing MotoGP Mandalika sebagai event internasional yang tidak hanya memberi dampak ekonomi jangka pendek, tetapi juga memperkuat ekosistem pariwisata NTB secara berkelanjutan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *