banner 728x250

Muktamar X Teguhkan Kepemimpinan Mardiono, PPP Matangkan Arah Politik Visioner dan Inklusif

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan arah baru perjuangan partai melalui Muktamar X yang kembali meneguhkan H. M. Mardiono sebagai Ketua Umum. Keputusan ini dinilai bukan sekadar pergantian formalitas, tetapi peneguhan atas kepemimpinan berkelanjutan yang berorientasi pada visi politik Islam moderat, persatuan umat, dan agenda pembangunan nasional yang inklusif.

Ketua DPC PPP Kota Mataram, Zia Urrahman, menilai hasil Muktamar X sebagai bukti kedewasaan politik dan konsolidasi internal partai yang semakin matang. “Ini bukan sekadar pemilihan ketua umum, tetapi penegasan amanah untuk melanjutkan arah perjuangan partai dengan pijakan yang lebih kuat dan modern,” ujarnya, Senin (6/10).

banner 325x300

Menurut Zia, kepemimpinan Mardiono telah membawa PPP pada fase penguatan kelembagaan yang lebih terstruktur dan terukur. Karena itu, DPC PPP Kota Mataram menyatakan siap menyinergikan seluruh program daerah dengan kebijakan nasional partai. “Kami siap menjemput agenda besar partai dengan semangat keberlanjutan dan kebersamaan,” tegasnya.

Zia menilai Muktamar X menjadi momentum penting dalam menyatukan kembali semangat kader di seluruh tingkatan. Forum ini bukan sekadar ruang evaluasi, tetapi wahana memperkuat legitimasi moral dan politik partai di tengah tantangan demokrasi yang semakin kompleks. “PPP hari ini menunjukkan kematangan organisasi dan keteguhan komando. Kita ingin tampil bukan hanya sebagai partai elektoral, tapi juga sebagai partai ideologis yang membumikan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan struktur daerah sebagai tulang punggung gerakan politik partai. Dalam pandangannya, PPP di bawah kepemimpinan Mardiono harus semakin dekat dengan basis akar rumput dan tokoh masyarakat lokal. “Kekuatan PPP adalah umat. Maka komunikasi dengan masyarakat harus dibangun melalui kerja nyata, bukan sekadar simbol politik,” tambahnya.

DPC PPP Kota Mataram sendiri akan segera melakukan konsolidasi pasca-Muktamar, memperkuat kaderisasi, dan memperluas jaringan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. “Kami percaya, kepemimpinan yang berkesinambungan akan memperkuat stabilitas internal dan meningkatkan daya saing PPP di kancah politik nasional,” ujar Zia.

Ia menegaskan bahwa semangat Muktamar X harus diterjemahkan menjadi energi gerak kolektif yang produktif. “Muktamar bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru perjuangan. Tugas kita sekarang adalah memastikan semangat persatuan itu menjelma dalam kerja-kerja konkret bagi umat dan bangsa,” tutupnya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *