banner 728x250
Berita  

Wagub NTB Tantang ASN Dikbud, Berhenti Jadi Rutinitas, Mulailah Jadi Inovator Pendidikan!

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, menantang seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB untuk keluar dari zona nyaman dan berani berinovasi dalam memajukan mutu pendidikan di daerah.

Ajakan itu disampaikan Ummi Dinda—sapaan akrabnya—saat memberikan pembinaan kepada jajaran pegawai Dikbud NTB di Aula Tut Wuri Handayani, Jumat (24/10).

banner 325x300

“Sudah delapan bulan kami mengemban amanah. Tanpa semangat kerja dan tata kelola yang baik di Dikbud, mustahil visi dan misi pendidikan NTB bisa terwujud,” tegasnya.

Menurut Wagub Dinda, pendidikan merupakan kunci utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB. Karena itu, setiap ASN diharapkan tidak hanya bekerja sesuai rutinitas, tetapi juga melahirkan terobosan baru yang berdampak langsung bagi kemajuan sekolah.

“Saya ingin ASN di Dikbud berpikir kreatif. Jangan tunggu perintah baru bergerak. Kita butuh inovasi, bukan sekadar laporan administrasi,” tegasnya dengan nada serius.

Ia juga meminta pimpinan di Dikbud melakukan “pembedahan” terhadap berbagai persoalan di SMA dan SMK, agar setiap masalah yang muncul bisa segera diidentifikasi dan dievaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.

Selain itu, Wagub Dinda menyoroti pentingnya penataan sumber daya manusia di lingkungan Dikbud. Ia menginstruksikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan penyegaran agar penempatan ASN sesuai dengan kompetensi dan bidang keahliannya.

“Tidak semua orang diberi kesempatan menjadi ASN. Maka jangan cepat puas, tapi teruslah memperkaya pengalaman di berbagai bidang,” pesannya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Dikbud NTB, H. Lalu Hamdi, mengungkapkan pihaknya tengah berupaya menyeimbangkan distribusi tenaga pendidik di 801 sekolah SMA, SMK, dan SLB di seluruh NTB.

Menurutnya, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama kekurangan guru kejuruan di SMK serta keterbatasan fasilitas belajar.

“Kami sedang mendata kembali peralatan sekolah yang tidak terpakai agar bisa dialihkan ke sekolah lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Dengan semangat inovasi dan tata kelola yang baik, Wagub Dinda berharap Dikbud NTB dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan dan melahirkan generasi unggul di Bumi Gora.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *