banner 728x250
Berita  

Gubernur NTB Dorong Sekolah Jadi Pusat Riset Budaya Lokal: Identitas Kita Penjaga Masa Depan

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa penguatan identitas lokal harus dimulai dari sekolah sebagai pusat pengetahuan dan budaya. Hal ini disampaikannya saat menyaksikan langsung lomba resensi buku lokal di SMAN 1 Sumbawa Besar dalam rangka Hari Bahasa 2025, Rabu (29/10).

Menurut gubernur, inisiatif sekolah dalam menghidupkan literasi lokal merupakan langkah penting menghadapi tantangan global. Di tengah arus budaya dunia yang seragam, kekhasan lokal menjadi fondasi jati diri bangsa.

banner 325x300

“Keunikan lokal bukan sekadar warisan, tetapi bekal untuk bertahan di era global. Satu-satunya cara tetap eksis adalah kembali ke nilai-nilai lokal,” tegasnya.

Ia mengapresiasi lomba resensi buku lokal tersebut sebagai bentuk nyata menumbuhkan budaya membaca sekaligus menggali kekayaan sejarah daerah.

Tokoh NTB Harus Dikenalkan Lagi kepada Generasi Muda

Iqbal menyoroti masih banyak tokoh besar NTB yang berjasa bagi Indonesia namun belum dikenal luas di daerah sendiri. Di antaranya Laksamana Lalu Manambai Abdulkadir—kapten kapal selam pertama Indonesia—hingga ulama dan pemikir besar seperti Dea Guru Zainuddin Tepal Al-Sumbawi dan Syekhuna Dea Malela.

“Mereka dikenal di luar NTB, tetapi belum sepenuhnya di rumah sendiri. Kita punya tugas menggali dan menuliskan kembali warisan besar ini,” ujarnya.

Perpustakaan Sekolah Jadi Benchmark Riset Lokal

Gubernur juga memuji perpustakaan SMAN 1 Sumbawa Besar yang telah mengembangkan Perpustakaan Riset Hasanah Lokal bekerja sama dengan Dinas Dikbud NTB. Saat ini perpustakaan tersebut memiliki lebih dari 5.285 judul buku dan 328 karya mandiri siswa, guru hingga tokoh lokal.

Salah satu karya yang mendapatkan perhatian adalah buku “Dea Malela” karya Nurdin Ranggabarani.

Iqbal berharap model perpustakaan ini direplikasi di seluruh kabupaten/kota NTB.

“Setiap kabupaten harus punya SMA atau SMK sebagai pusat riset budaya dan hasanah lokal. Ini investasi intelektual bagi generasi mendatang,” tegasnya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *