investigasiindonesia.com – Harapan puluhan tahun warga pedalaman di Kabupaten Sumbawa untuk menikmati akses jalan layak akhirnya menemukan titik terang. Setelah proses panjang, pemerintah pusat resmi menyetujui pembangunan tiga ruas jalan vital melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi ribuan warga di kecamatan terpencil yang selama ini bertumpu pada jalur terjal dan berbatu untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Tiga ruas jalan di Kabupaten Sumbawa dipastikan masuk program IJD,” ujar Gubernur NTB, kemarin.
Tiga ruas yang akan dibiayai melalui skema Multi Years Contract (MYC) itu meliputi:
Batudulang–Tepal senilai Rp 78 miliar
Tepal–Batu Rotok Rp 205 miliar
Lenangguar–Teladan Rp 29 miliar
Pembangunan direncanakan rampung dalam dua tahun ke depan.
Sudah lama warga daerah tersebut bergelut dengan jalan rusak ekstrem, terutama saat musim hujan yang kerap memutus akses logistik dan mobilitas warga. Dengan terealisasinya pembangunan ini, jalur antar kecamatan di Sumbawa diyakini akan lebih mudah dijangkau dan membuka peluang ekonomi baru.
“Ini perjuangan panjang bersama pemerintah daerah hingga dini hari. Alhamdulillah disetujui,” ungkapnya.
Menteri Pekerjaan Umum, kata dia, memberikan dua opsi pendanaan: melalui APBN atau pinjaman luar negeri, tergantung finalisasi teknis. Pendekatan ini dipilih agar pekerjaan berjalan cepat dan konsisten melewati tahun anggaran.
Tak berhenti di sini, beberapa ruas lain juga dikabarkan tengah dipersiapkan untuk diajukan pada tahap berikutnya dengan skema pembiayaan beragam.


















