banner 728x250
Berita  

Krisis Kepemimpinan Sekolah di Mataram, 28 Kursi Kepala Sekolah Kosong, Mutu Pendidikan Terancam

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Kota Mataram tengah menghadapi krisis kepemimpinan di sektor pendidikan. Kekosongan jabatan kepala sekolah (kasek) pada jenjang SD dan SMP negeri kian meluas, seiring bertambahnya pimpinan sekolah yang memasuki purnatugas sejak awal tahun hingga akhir 2025.

Terbaru, Kepala SMPN 1 Mataram, Saptadi Akbar, resmi pensiun per 1 November, menyusul purnatugasnya Kepala SMPN 7 Mataram Imam Purwanto pada awal Oktober lalu. Dengan demikian, kini terdapat delapan SMP negeri tanpa pemimpin definitif, termasuk sekolah besar seperti SMPN 2 Mataram dan SMPN 6 Mataram.

banner 325x300

Di jenjang SD, kondisi tak kalah mengkhawatirkan. Sekitar 20 SD negeri tercatat belum memiliki kasek definitif. Kekosongan yang terus bertambah ini dikhawatirkan menimbulkan dampak serius, mulai dari hambatan administrasi, keterlambatan pengambilan kebijakan, hingga penurunan mutu layanan pendidikan di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf mengakui bahwa kondisi tersebut akan terus berkembang hingga akhir tahun. “Kami sudah menyiapkan langkah cepat dengan membuka seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) secara mandiri,” ungkap Yusuf.

Sebanyak 49 guru berpengalaman mengikuti seleksi BCKS sebagai upaya percepatan pengisian jabatan. “Ada 49 guru yang akan kami ambil menjadi kepala sekolah melalui seleksi ini,” jelasnya.

Dinas Pendidikan memastikan pelantikan akan dilakukan secara serentak setelah seluruh tahapan seleksi tuntas. Langkah ini ditempuh guna menghindari terjadinya kekosongan berkepanjangan, sekaligus menjamin keberlanjutan tata kelola pendidikan di setiap sekolah negeri di Mataram.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *