banner 728x250

Hubungan Eksekutif–Legislatif Lobar Mencair, KUA-PPAS 2026 Disahkan Lewat Diplomasi Senyap”

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com — Ketegangan antara eksekutif dan legislatif Lombok Barat (Lobar) terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 akhirnya mencair. Di balik dinamika yang sempat disebut buntu, penyelesaian justru terjadi melalui diplomasi senyap antara pimpinan DPRD dan bupati.

Momentum itu terjadi ketika Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi, mendatangi ruang kerja Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini, Jumat (14/11). Pertemuan yang berlangsung tanpa sorotan publik itu menjadi titik balik penyelarasan kembali hubungan kedua lembaga.

banner 325x300

“Saya sama pak bupati baik-baik saja. Terkait KUA-PPAS juga sudah selesai,” kata Ivan usai pertemuan.

Ivan menilai gesekan dalam pembahasan anggaran adalah hal wajar, namun ia membantah isu bahwa pembahasan benar-benar macet. Menurutnya, hanya terjadi penundaan beberapa jam sebelum seluruh fraksi kembali satu suara.

Setelah koordinasi Banggar dan TAPD kembali sinkron, DPRD menggelar rapat internal khusus yang menghasilkan persetujuan kolektif atas dokumen KUA-PPAS. Ivan memastikan tidak ada lagi perbedaan sikap di internal dewan.

Isu kemungkinan penggunaan peraturan kepala daerah (Perkada) jika pembahasan RAPBD terhambat pun ditepis keras. “Nggak ada perkada itu. Pembahasan KUA-PPAS sudah selesai,” tegas Ivan.

Sebagai bukti bahwa ketegangan telah mereda, rapat paripurna penetapan KUA-PPAS langsung digelar Jumat malam. Forum itu menjadi landasan awal sebelum pembahasan RAPBD 2026 masuk ke tahap teknis.

Di sisi eksekutif, Bupati Lalu Ahmad Zaini menyampaikan bahwa seluruh proses berjalan dalam koridor regulasi. Ia menegaskan tidak pernah merasa ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan.

“Semua baik-baik saja dan kita bahas sesuai tahapan,” ujarnya dengan senyum.

LAZ—sapaan bupati—menilai harmonisasi kembali hubungan eksekutif dan legislatif sangat penting agar penyusunan APBD 2026 tidak terseok-seok. Ia berharap ritme komunikasi yang kini membaik dapat terjaga hingga seluruh tahapan tuntas tepat waktu.

Dengan ketuntasan KUA-PPAS, Pemkab Lobar optimistis penyusunan APBD 2026 akan berjalan lebih matang dan cepat. Baik DPRD maupun pemkab sepakat mempercepat langkah demi memastikan keberlanjutan pembangunan daerah tidak terganggu.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *