banner 728x250
Berita  

Kemendag Pantau Langsung NTB, Siapkan Roadmap Ekspor Baru dari Mutiara hingga Kemiri

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Pemerintah pusat mulai merumuskan strategi baru untuk mendorong produk unggulan daerah menjadi kekuatan ekspor nasional. Langkah ini terlihat dari kunjungan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Punto Dewi, ke tiga eksportir unggulan NTB, yakni Autore Pearl, Ketak Nusantara, dan Mujnah Kemiri.

Tidak sekadar kunjungan seremonial, kedatangan rombongan Kemendag—bersama Inspektur Jenderal Kemendag Putu Jayan Danu Putra dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid—ditujukan untuk memetakan langsung kebutuhan pelaku ekspor dan menyiapkan roadmap percepatan ekspor NTB.

banner 325x300

Menurut Fajarini, pemerintah ingin memahami secara detail rantai produksi hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. “Kami ingin memastikan produk dalam negeri mendapatkan dukungan konkret agar bisa menembus pasar global dan semakin kompetitif,” tegasnya.

Ia menilai NTB memiliki modal yang kuat untuk menjadi pusat ekspor baru Indonesia di sektor produk primer dan kerajinan. Dengan strategi yang tepat, NTB dinilai mampu berperan sebagai penopang ekspor nasional yang memberikan kontribusi jangka panjang terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif.

Selama peninjauan, rombongan Kemendag menyaksikan kompleksitas proses produksi, termasuk budidaya kerang mutiara di Autore Pearl yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menghasilkan kualitas premium. Hal ini menjadi salah satu dasar Kemendag menyusun program dukungan yang lebih terarah, terutama terkait peningkatan kapasitas dan keberlanjutan produksi.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disdag NTB, Baiq Denny Evita Darmiyana, menyambut baik langkah ini. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi titik balik semangat baru bagi pelaku ekspor NTB. “Dengan dukungan penuh Kemendag, kami optimis volume ekspor NTB dapat meningkat, sekaligus memperkuat posisi mutiara, kerajinan ketak, dan kemiri sebagai komoditas unggulan Indonesia di pasar dunia,” ujarnya.

Menurut Denny, konsistensi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produksi menjadi kunci agar tiga sektor unggulan ini semakin kuat di pasar internasional. Ia meminta para pelaku usaha terus berinovasi agar peluang yang diberikan pemerintah tidak terlewatkan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *