banner 728x250
Berita  

Lombok Tengah Gagal Pertahankan Gelar, Tapi Panen Talenta Muda di Festival Lasqi 2025

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Perjalanan Lombok Tengah (Loteng) pada Festival Lasqi Nusantara Jaya 2025 Tingkat Provinsi NTB di Lombok Utara mungkin tak berakhir dengan gelar juara umum seperti tahun lalu, namun ajang tiga hari tersebut justru menegaskan satu hal penting: Loteng tengah mengalami regenerasi besar-besaran di seni Islami.

Ketua Lasqi Loteng, Nurul Aini Pathul Bahri, mengatakan persaingan yang semakin ketat tidak membuat para peserta muda kehilangan kepercayaan diri. “Sebagian besar yang tampil tahun ini adalah wajah-wajah baru. Mereka mungkin belum menggenggam juara utama, tapi sudah menunjukkan kualitas yang menjanjikan,” ujarnya, Minggu (16/11).

banner 325x300

Regenerasi itu tampak dari pencapaian sejumlah kategori, terutama di kelompok anak dan remaja. Di antaranya, Bambang Sutrisno meraih juara tiga Pop Religi Remaja Putra, Muhamad Munir juara tiga Pop Religi Dewasa Putra, serta Rijalul Hak juara tiga Bivo Gambus Anak Putra. Untuk kategori anak putri, Seraphina Aleeya Althaf juga menyumbang juara tiga Bivo Gambus.

Di cabang Qasidah, Loteng meraih juara dua di kategori Remaja Putra dan juara tiga di kategori Dewasa Putri. Meski mayoritas berada di posisi tiga besar, Nurul melihat capaian itu sebagai sinyal positif. “Ini bukti talenta seni Islami di Lombok Tengah terus tumbuh dan mampu bersaing di level provinsi,” tegasnya.

Ia menilai kekalahan kali ini bukan kemunduran, melainkan bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan. “Kalah dan menang itu biasa. Yang terpenting, pengalaman tahun ini menjadi pemicu agar pembinaan di Gumi Tastura semakin terarah,” lanjutnya.

Sementara itu, panitia menetapkan Kota Mataram sebagai Juara Umum Festival Lasqi Nusantara Jaya 2025 setelah mendominasi berbagai kategori lomba. Selain menjadi arena kompetisi, festival seni Islami tahunan ini kembali menjadi ruang kreatif bagi generasi muda NTB serta mempererat silaturahmi antardaerah.

“Lombok Tengah pulang bukan dengan tangan kosong, melainkan dengan optimisme baru untuk kembali bangkit di tahun mendatang,” tutup Nurul.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *