investigasiindonesia.com – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) tahap I di Kota Mataram tahun 2025 resmi bergulir dengan mekanisme baru yang sepenuhnya mengandalkan sistem transfer bank. Perubahan metode ini disebut membuat proses penyaluran lebih cepat, efisien, dan meminimalkan potensi hambatan birokrasi.
Sebanyak 19.809 kepala keluarga (KK) yang telah diverifikasi memenuhi syarat menerima bantuan sebesar Rp900 ribu untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Seluruh dana disalurkan langsung ke rekening penerima tanpa lagi melalui kantor pos seperti tahun-tahun sebelumnya.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Lalu Samsul Adnan, menyampaikan bahwa pencairan gelombang pertama telah tuntas dan berjalan sesuai jadwal.
“Penyaluran BLTS kini sudah 100 persen melalui transfer bank. HIMBARA langsung menyalurkan ke rekening masing-masing penerima, sehingga lebih cepat dan aman,” ujarnya.
Warga penerima menyambut positif sistem baru ini karena tidak lagi harus mengantre di kantor pos. Sejumlah penerima menilai metode transfer membuat mereka bisa langsung mengakses dana tanpa menunggu jadwal penyerahan secara kolektif.
Selain meningkatkan kenyamanan, perubahan mekanisme ini juga disebut mendukung aspek transparansi. Pemerintah dapat langsung memantau aliran dana dan meminimalkan kemungkinan kesalahan administrasi.
Dinas Sosial Kota Mataram memastikan bahwa warga yang belum memiliki rekening atau mengalami kendala pencairan akan dibantu melalui layanan pendampingan khusus di tingkat kelurahan.


















