banner 728x250
Berita  

Program MBG Dongkrak Ekonomi Desa: 4.700 Warga Lombok Tengah Dapat Pekerjaan Baru

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menunjukkan peran lebih besar dari sekadar intervensi gizi. Di Lombok Tengah, program ini justru menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan gelombang baru lapangan kerja dan meningkatkan perputaran uang di tingkat lokal.

Data terbaru mencatat, sebanyak 4.700 tenaga kerja lokal terserap melalui 94 Satuan Pelaksana Penyedia Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kecamatan. Mereka bekerja mulai dari dapur produksi, pengolahan bahan pangan, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.

banner 325x300

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN RI) Lombok Tengah, Muhammad Ihsan, menegaskan bahwa program ini menghadirkan ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak pihak.
“MBG bukan hanya soal memberikan makanan bergizi, tetapi juga menghidupkan ekonomi lokal. Pemkab Lombok Tengah selalu memberi dukungan penuh sehingga SPPG bisa bergerak optimal,” ujarnya.

Selain menyerap tenaga kerja, program MBG juga menjangkau 270.381 penerima manfaat, mulai dari peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Jangkauan program semakin meluas hingga desa-desa terpencil, memperkuat ketahanan gizi keluarga sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi warga sekitar.

Setiap dapur SPPG rata-rata melibatkan sekitar 50 pekerja, mulai dari juru masak, kurir makanan, hingga pengelola bahan baku. Aktivitas ini menciptakan rantai ekonomi baru, termasuk meningkatnya permintaan terhadap sayur, beras, telur, dan produk lokal lainnya.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menilai MBG telah berkembang menjadi solusi multidimensi.
“Dampaknya bukan hanya pada gizi anak dan keluarga. MBG menggerakkan ekonomi warga yang terlibat sebagai pekerja maupun pemasok bahan makanan. Ini bukti bahwa program gizi bisa menjadi penggerak ekonomi rakyat,” tegasnya.

Pemkab berkomitmen menjaga keberlanjutan program melalui dukungan anggaran, penguatan sinergi lintas instansi, serta pengawasan kualitas bahan pangan dan distribusi. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya memastikan manfaat MBG dirasakan merata di seluruh kecamatan.

Dengan dampak ekonomi yang semakin luas, MBG Lombok Tengah menjadi contoh bagaimana program sosial dapat menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat desa.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *