banner 728x250
Berita  

Pemkab Lombok Tengah Prioritaskan Keberlanjutan Layanan, Penunjukan Plt Kadis Kesehatan Tak Tergesa

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memilih langkah hati-hati dalam menentukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) pasca wafatnya H Suardi MPH. Alih-alih tergesa-gesa menunjuk pengganti, pemda menempatkan kesinambungan pelayanan kesehatan sebagai prioritas utama.

Almarhum H Suardi meninggal dunia di ruang kerjanya sekitar pukul 15.30 Wita, Selasa (17/2). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Lombok Tengah.

banner 325x300

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan resmi terkait siapa yang akan mengisi posisi Plt Kepala Dikes. Menurutnya, pemda tengah mencermati sosok yang benar-benar mampu melanjutkan program dan ritme kerja yang telah dibangun almarhum.

“Plt masih kita lihat yang mampu untuk melanjutkan apa yang sudah dijalankan almarhum. Program sebelumnya tahun 2025 masih dalam proses verifikasi untuk dilanjutkan tahun ini. Kita butuh figur yang kompeten secara teknis, kuat secara sosial, dan bertanggung jawab,” ujar HM Nursiah saat ditemui di rumah duka di Desa Berinding, Kecamatan Kopang, Rabu (18/2).

Untuk sementara, ruang kerja almarhum ditutup sebagai bentuk penghormatan. Namun demikian, aktivitas pelayanan di lingkungan Dinas Kesehatan hingga seluruh puskesmas di wilayah Lombok Tengah dipastikan tetap berjalan normal. Pemda menegaskan tidak boleh ada layanan masyarakat yang terhambat akibat kekosongan jabatan.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa sistem pelayanan kesehatan di Lombok Tengah telah berjalan dengan mekanisme yang solid. Koordinasi internal tetap dilakukan agar program-program prioritas tetap terkawal, terutama yang tengah memasuki tahap verifikasi untuk pelaksanaan tahun berjalan.

Nursiah menegaskan, sosok Plt yang dicari bukan sekadar pengisi jabatan administratif, melainkan figur yang memiliki dedikasi tinggi seperti almarhum. Semasa hidupnya, H Suardi dikenal tetap bekerja bahkan di hari libur nasional demi memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal.

“Almarhum tetap bekerja untuk menjalankan hal-hal penting. Dari sisi sosial beliau sering membantu dan dalam tugasnya sangat bertanggung jawab. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.

Ia mengaku terkejut menerima kabar wafatnya Suardi saat sedang bertugas. Bagi jajaran pemerintah daerah, kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, mengingat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui penguatan puskesmas dan program-program strategis lainnya.

Di tengah suasana duka, Pemkab Lombok Tengah memastikan bahwa transisi kepemimpinan akan dilakukan secara terukur dan penuh pertimbangan. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas pelayanan publik, sembari mencari figur yang mampu meneruskan komitmen dan dedikasi yang telah diwariskan almarhum.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *